<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4371089242182065131</id><updated>2011-08-23T19:28:20.617+07:00</updated><category term='Utama'/><title type='text'>Our Indonesia</title><subtitle type='html'></subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Firman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16002841270087393716</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/SxoDPPhrgjI/AAAAAAAAAAY/pGaX4V5uez4/S220/foto21.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>25</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4371089242182065131.post-5310878495149375023</id><published>2010-11-26T15:24:00.000+07:00</published><updated>2010-11-26T15:24:11.529+07:00</updated><title type='text'>LAPAN Kembangkan Roket Pengorbit Satelit</title><content type='html'>&lt;div style="clear: left; float: left; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;a href="http://media.tvone.co.id/uploads/image/28012010_roket_lapan.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://media.tvone.co.id/uploads/image/28012010_roket_lapan.jpg" width="300" /&gt;&lt;/a&gt;Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) sedang mengembangkan roket RX-550 (550mm) dengan daya jangkau lebih dari 200 km, yang akan dilakukan uji statik pada Desember 2010 dan uji terbang pada 2012. "Ini bagian dari roket pengorbit satelit RPS-01 yang akan terdiri dari empat tingkat," kata Deputi Bidang Teknologi Dirgantara Lapan Dr Ing Soewarto Hardhienata di Jakarta, Kamis (11/11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebelumnya Lapan telah berhasil menguji terbang roket RX-320 dan RX-420 yang juga merupakan komponen roket yang akan dipakai untuk membangun roket pengorbit satelit RPS-01. Roket-roket ini, lanjut dia, akan menjadi prototip roket pengorbit satelit (RPS) yang akan diluncurkan pada 2014. "Selain pengembangan roket pengorbit satelit buatan dalam negeri sendiri, kami juga mengerjakan program pengembangan satelit buatan sendiri. Jadi baik roketnya dan satelit yang diluncurkan, kita membuatnya sendiri," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya, lanjut dia, sejak tiga tahun lalu Lapan telah membuat sendiri satelit untuk pemantauan permukaan bumi sekaligus uji coba dalam penguasaan teknologi satelit. "Satelit tersebut yakni Satelit Polar Lapan-TUBSAT (Satelit Lapan-A1) dibuat Lapan dengan bekerja sama dengan Jerman, meski masih diterbangkan oleh roket India satelite launch vehicle (SLV)," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia mengatakan, satelit itu sudah tiga tahun lebih berada di orbit dan masih beroperasi dengan baik hingga kini. "Hasil sementara tersebut secara langsung telah dapat dinikmati oleh masyarakat, khususnya terkait dengan pemantauan beberapa obyek vital seperti pemantauan pembangunan jembatan Suramadu, pemantauan bandara, pemantauan hutan, dan lain-lain," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk melengkapi satelit tersebut, Lapan saat ini sedang mengembangkan Satelit Lapan-A2 dan LAapan-Orari yang akan ditempatkan pada orbit ekuatorial dan akan diluncurkan pada pertengahan tahun 2011. "Satelit Lapan-A2 dan Lapan-ORARI tersebut merupakan satelit kembar atau "Twinsat" yang mempunyai misi untuk mitigasi bencana," ujarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia menambahkan, pihaknya juga sedang menyiapkan pengembangan satelit Lapan-IPB yang merupakan satelit penginderaan jauh dengan misi untuk mendukung Program Ketahanan Pangan Nasional. Dalam pengembangan berbagai progam ini, diakuinya, Lapan memiliki kendala utama berupa anggaran yang sangat kecil dimana anggaran operasional untuk melaksanakan kegiatan tersebut baru 10 persen dari anggaran ideal.&lt;/div&gt;&lt;div style="clear: left; float: left; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;Sumber : &lt;a href="http://iptek.tvone.co.id/berita/view/45526/2010/11/11/lapan_kembangkan_roket_pengorbit_satelit/" target="new"&gt;http://iptek.tvone.co.id&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4371089242182065131-5310878495149375023?l=blogcintaindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/feeds/5310878495149375023/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2010/11/lapan-kembangkan-roket-pengorbit.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/5310878495149375023'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/5310878495149375023'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2010/11/lapan-kembangkan-roket-pengorbit.html' title='LAPAN Kembangkan Roket Pengorbit Satelit'/><author><name>Firman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16002841270087393716</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/SxoDPPhrgjI/AAAAAAAAAAY/pGaX4V5uez4/S220/foto21.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4371089242182065131.post-5635601824384838563</id><published>2010-11-26T15:16:00.001+07:00</published><updated>2010-11-26T15:24:41.228+07:00</updated><title type='text'>Indonesia Bangun Kapal Perang Tempur Modern</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Pemerintah Indonesia meresmikan pembangunan kapal perang produksi dalam negeri, 'Light Fregat-Perusak Kawal Rudal'. Kapal ini merupakan kapal perang tempur modern pertama yang akan dibuat Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Ini adalah langkah awal industri pertahanan Indonesia untuk maju," kata Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro di kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta, Senin 16 Agustus 2010.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Meski pembangunan kapal Fregat seperti ini telah dilakukan di tempat lain, namun ini bukti keseriusan Indonesia mempertahankan kedaulatan dan negara kesatuan Republik Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Purnomo, pembangunan kapal perang ini diperkirakan menghabiskan dana sebesar US$ 220 juta dengan lama pembangunan selama empat tahun. &lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/TO9syjWTNjI/AAAAAAAAADE/85nUkPNPfkk/s1600/images.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/TO9syjWTNjI/AAAAAAAAADE/85nUkPNPfkk/s1600/images.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Kemenhan akan menyerahkan sepenuhnya pembangunan kapal ini kepada PT PAL selaku industri pertahanan dalam negeri. "Pembangunan diserahkan sepenuhnya pada PT PAL dengan memaksimalkan konten lokal," kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut dia, kapal PKR ini dibangun di divisi kapal perang. "Dimana manajemen dan organisasi proyek yang meliputi mesin, pengadaan, konstruksi, dan keuangan dikelola secara terpisah dari kegiatan korporasi PT PAL," kata dia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pembangunan kapal Fregat ini, kata dia, PT PAL tak akan sendirian, tapi akan bekerja sama dengan perusahaan galangan dari Belanda, Damen-Schelde sebagai pemenang tender pembangunan kapal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa kesepakatan antara Kemenhan dengan Damen-Schelde, Belanda sebagai pemenang tender. Seperti, hak paten desain kapal perang PKR yang dipersenjatai dengan berbagai jenis rudal menjadi milik bersama Kemenhan dengan pemenang tender.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemenhan dan PT PAL juga memiliki hak untuk menjual kapal yang sama ke negara ASEAN dan Asia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Spesifikasi Kapal PKR&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Kapal PKR dirancang untuk bisa digunakan dalam beberapa misi operasi, antara lain peperangan elektronika, peperangan anti udara, peperangan anti kapal selam, peperangan anti kapal permukaan, bantuan tembakan kapal. Kapal perang PKR juga dilengkapi dengan rudal SAM, SSM, dan rudal anti kapal selam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kapal tersebut dilengkapi dengan perlengkapan persenjataan diantaranya meriam kaliber 76 sampai 100 mm dan kaliber 20 sampai 30 mm, peluncur rudal ke udara, helipad di deck kapal, dan senjata torpedo serta perlengkapan pendukung lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Panjang keseluruhan kapal 105 meter, lebar 14 meter, kedalaman 8,8 meter, kecepatan 30/18/14 knot dengan kekuatan mesin utama 4 X 9.240 kekuatan kuda (horse power).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Kapal mampu menampung 100 hingga 120 awak kapal. Kapal ini juga mampu beroperasi hingga batar terluar Zona Ekonomi Eksklusif Indonesia, baik sendirian maupun mengawal kapal lainnya.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Sumber : &lt;a href="http://nasional.vivanews.com/news/read/171478-indonesia-akan-bangun-kapal-perang-rudal" target="new"&gt;http://nasional.vivanews.com&lt;/a&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4371089242182065131-5635601824384838563?l=blogcintaindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/feeds/5635601824384838563/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2010/11/indonesia-bangun-kapal-perang-tempur.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/5635601824384838563'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/5635601824384838563'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2010/11/indonesia-bangun-kapal-perang-tempur.html' title='Indonesia Bangun Kapal Perang Tempur Modern'/><author><name>Firman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16002841270087393716</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/SxoDPPhrgjI/AAAAAAAAAAY/pGaX4V5uez4/S220/foto21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/TO9syjWTNjI/AAAAAAAAADE/85nUkPNPfkk/s72-c/images.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4371089242182065131.post-3976012508976186330</id><published>2010-11-26T15:12:00.001+07:00</published><updated>2010-11-26T15:25:08.373+07:00</updated><title type='text'>Kapal Buatan PT PAL, Terbaik di Dunia</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;img src="http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2010/10/15/0954534620X310.jpg" width="620" /&gt; Kapal Double Skin Bulk Carrier (DSBC) Erlyne 50.000 Dead Weight Tonnage (DWT) produksi PT PAL Indonesia termasuk salah satu kapal terbaik di dunia untuk kelas kapal berbobot mati 50.000 ton. Kapal yang juga dikenal dengan nama "Star 50" sepanjang 189,840 meter dan lebar 30,50 meter ini sepenuhnya hasil rancang bangun putra-putri Indonesia.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;"Kapal DSBC Erlyne 50.000 DWT adalah produk unggulan PT PAL Indonesia. Kapal ini menggunakan kandungan lokal 35 persen hingga 45 persen dengan bahan-bahan berkualitas tinggi," kata Menteri Negara BUMN Mustafa Abubakar saat peluncuran Kapal DSBC Erlyne 50.000 DWT di Galangan Kapal Divisi Niaga PT PAL Indonesia, Surabaya, Jumat (15/10/2010).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Kapal DSBC Erlyne 50.000 DWT dirancang untuk memenuhi persyaratan operasi dan didesain dengan menggunakan kelas Det Norske Verits (DNV Class). Menurut Direktur PT PAL Indonesia Harsusanto, dari desain, kecepatan Kapal DSBC Erlyne 50.000 DWT memiliki kecepatan maksimal 14,5 knot. Tapi, setelah diuji coba di lautan, kecepatan maksimalnya bisa mencapai 16,5 knot.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;"Kualitas kehalusan bodi kapal ini tak kalah dengan kapal-kapal asing. Ini adalah salah satu kapal terbaik di dunia," kata Harsusanto.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Kapal jenis niaga ini adalah pesanan Azurite Invest Ltd, British Virgin ILand, Singapura . Kapal DSBC Erlyne 50.000 DWT adalah kapal kesembilan dari kapal kelas DSBC yang berhasil diekspor ke sejumlah negara. Beberapa negara yang pernah mengimpor kapal jenis ini adalah Hongkong (empat unit) , Jerman (dua unit), Turki (dua unit), dan Singapura (satu unit).&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Sumber : &lt;a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/10/15/14083487/Kapal.Buatan.PT.PAL..Terbaik.di.Dunia"target="new"&gt;http://bisniskeuangan.kompas.com &lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4371089242182065131-3976012508976186330?l=blogcintaindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/feeds/3976012508976186330/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2010/11/kapal-buatan-pt-pal-terbaik-di-dunia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/3976012508976186330'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/3976012508976186330'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2010/11/kapal-buatan-pt-pal-terbaik-di-dunia.html' title='Kapal Buatan PT PAL, Terbaik di Dunia'/><author><name>Firman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16002841270087393716</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/SxoDPPhrgjI/AAAAAAAAAAY/pGaX4V5uez4/S220/foto21.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4371089242182065131.post-644602286885603555</id><published>2010-11-26T15:05:00.000+07:00</published><updated>2010-11-26T15:05:37.450+07:00</updated><title type='text'>Panser "Anoa" Buatan Pindad Makin Gahar</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/TO9qE_fvdxI/AAAAAAAAADA/Ut97lMnPEPY/s1600/index.jpeg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://3.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/TO9qE_fvdxI/AAAAAAAAADA/Ut97lMnPEPY/s1600/index.jpeg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Pameran Indo Defense 2010 dimanfaatkan PT Pindad untuk memamerkan produk-produk terbarunya. Salah satu produk terbarunya adalah APC Anoa V2 6 x 6 yang merupakan versi terbaru dari produksi panser mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;APC Anoa V2 6 x 6 atau &lt;em&gt;armored personal carrier&lt;/em&gt; Anoa V2 6 x 6 sedikit berbeda dengan versi sebelumnya. Sukidi Amd, Assistant Engineering Manager PT Pindad (Persero), Jumat (12/11/2010), mengungkapkan, "Panser ini memiliki beberapa modifikasi yang membuatnya lebih maju dan nyaman dari versi sebelumnya." Ia mengatakan, salah satu kelebihannya ada pada &lt;em&gt;main hole &lt;/em&gt;yang terdapat di bagian atasnya. Bagian tersebut dibuat lebih bulat dan cembung agar bisa memaksimalkan fungsi pertahanan sehingga bila tertembak, peluru akan memantul. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelebihan lainnya ada pada pelindung kaca samping dan depan. "Sebelumnya, pelindung kaca samping dan depan harus dibuka dan ditutup dari luar. Hal itu menyulitkan. Sekarang, pelindung kaca samping dan depan bisa dibuka dan ditutup dari dalam," ujar Sukidi. Dengan mengoperasikan pelindung kaca samping dari dalam, selain lebih nyaman, bagian ini juga meminimalkan risiko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukidi menjelaskan, kelebihan utama Anoa V2 ada pada sistem navigasi. "Anoa V2 memiliki Remote Control Weapon System yang memungkinkan pengoperasian senjata menggunakan &lt;em&gt;joystick&lt;/em&gt;. Jadi, seperti main &lt;em&gt;game&lt;/em&gt;," urainya. Sistem itu memperbaiki kelemahan Anoa versi sebelumnya yang mengharuskan pengoperasian senjata secara manual. Hal itu menurutnya sangat memudahkan tugas tentara. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebaliknya, sistem yang tadinya hanya mendukung pengoperasian secara otomatis kini dilengkapi kemampuan operasi secara manual tanpa menghilangkan otomatisnya. "&lt;em&gt;Ramdoor &lt;/em&gt;yang ada di bagian belakang Anoa dibuat juga sistem pengoperasian manualnya sehingga bila sistem otomatis mengalami kerusakan, &lt;em&gt;ramdoor &lt;/em&gt;tetap dapat berfungsi," ujar Sukidi. Bagian interior dari Anoa V2 juga berbeda dengan versi sebelumnya yang terdiri dari kursi-kursi yang bisa dilipat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anoa V2 mampu memuat 13 kru, memiliki panjang dan lebar 6.000 x 2.500 mm serta dilengkapi dengan peralatan khusus, seperti GPS dan NVG. Sistem komunikasinya menggunakan VHF dan HF Intercomset System. Sementara itu, sistem senjatanya menggunakan Smoke Shield kaliber 66 mm dan Armanents 7,62 mm dan 12,7 mm. Rasio daya berbanding beratnya adalah 22,85 HP, kecepatan maksimum 80 km/jam, dan radius putar 9,5 meter. Mesinnya adalah 6 silinder segaris dengan &lt;em&gt;turbocharger&lt;/em&gt; berpendingin dalam dan berdaya 320 HP.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sukidi menjelaskan, Anoa V2 ini baru mulai dikembangkan sekitar dua bulan yang lalu. "Beberapa saat sebelum Indo Defense ini dimulai, Anoa V2 baru saja selesai dibuat dan langsung dikirim," katanya. Saat ini, yang bisa dinikmati di Pameran Indo Defense 2010 adalah prototipe dari produk tersebut. Dengan spesifikasi ini, Anoa V2 dipasarkan terutama bagi Tentara Nasional Indonesia. Selain Anoa V2, Pindad juga memamerkan tiga produk panser terbarunya, yaitu Panser Polisi, Panser Canon, dan Panser Mortir.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Sumber : &lt;a href="http://sains.kompas.com/read/2010/11/12/13521336/Panser..quot.Anoa.quot..Buatan.Pindad.Makin.Gahar"target="new"&gt;http://sains.kompas.com &lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4371089242182065131-644602286885603555?l=blogcintaindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/feeds/644602286885603555/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2010/11/panser-anoa-buatan-pindad-makin-gahar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/644602286885603555'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/644602286885603555'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2010/11/panser-anoa-buatan-pindad-makin-gahar.html' title='Panser &quot;Anoa&quot; Buatan Pindad Makin Gahar'/><author><name>Firman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16002841270087393716</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/SxoDPPhrgjI/AAAAAAAAAAY/pGaX4V5uez4/S220/foto21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/TO9qE_fvdxI/AAAAAAAAADA/Ut97lMnPEPY/s72-c/index.jpeg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4371089242182065131.post-1377880204836355670</id><published>2010-11-24T11:48:00.000+07:00</published><updated>2010-11-24T11:48:30.730+07:00</updated><title type='text'>PT DI Akan Buat Pesawat Tempur Stealth bersama Korea Selatan</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="date-header"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/TEETap7nrVI/AAAAAAAABs8/q3rcuTHCC-s/s1600/kf-x.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5494694369022160210" src="http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/TEETap7nrVI/AAAAAAAABs8/q3rcuTHCC-s/s320/kf-x.jpg" style="display: block; height: 267px; margin: 0px auto 10px; text-align: center; width: 357px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;PT Dirgantara Indonesia (PT DI) bekerja sama dengan pemerintah Korea Selatan berencana membuat pesawat jet tempur generasi 4,5 yang secara teknologi lebih tinggi dari pesawat jet tempur Sukhoi buatan Rusia, tetapi setingkat lebih rendah dari jet tempur generasi 5, F 35 buatan Amerika Serikat. Tawaran kerja sama dalam projek Korean Fighter Experimental itu diterima PT DI melalui Kementerian Pertahanan RI.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direktur Utama PT DI, Dr. Ir. Budi Santoso, di sela-sela acara Bandung Air Show 2010, di Pangkalan Udara Husein Sastranegara, Kamis (23/9) mengatakan, nota kesepaham-an kerja sama sudah ditandatangani dan kini sedang menegosiasikan detail pengerjaannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemerintah Korea Selatan akan menanggung enam puluh persen biaya pengembangan jet tempur tersebut dari total seni-lai 6 miliar dolar AS. Sementara kontribusi dari Korean Aero-spaee Industry dan Kementerian Pertahanan direncanakan masing-masing dua puluh persen.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Budi optimistis, para insinyur Indonesia dapat mewujudkan projek prestisius tersebut. Dia mengungkapkan, Indonesia menguasai avionik pesawat, seperti flight control (kontrol penerbangan), sedang-kan Korea Selatan jago pada bidang perangkat keras elektronik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Budi, tawaran kerja sama ini merupakan kesempatan bagi anak bangsa unruly membuktikan kemampuan secara nyata. Selama ini riset-riset kecil pada bidang perangkat lunak jet tempur pernah dirancang, tetapi baru sebatas simulasi dan belum teruji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia optimistis, secara teknologi para insinyur dirgantara Indonesia bisd bersaing membuat sistem persenjataan dan pesawat tempur. "Saya rasa teman-teman mampu membuat itu. Harus optimistis, kalau enggak, enggak hidup," katanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Subkontrak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PT DI dalam beberapa tahun terakhir ini mengerjakan order subkontrak komponen pesawat komersial Airbus seri 320 dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;280. Kualitas pekerjaan komponen buatan PT DI, menurut Budi, dapat bersaing dengan produk Cina. Bahkan, secara kualitas dinilai lebih baik dengan tingkat reject (barang yang dikembalikan) selama tiga tahun yang sangat rendah, nyaris tanpa reject.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu PT DI juga memasok komponen badan {fuselage) dan ekor untuk Superpuma buatan Eurochopter. Ekspor komponen itu mencapai 20-30 persen dari total pendapatan, yang merupakan bisnis lain PT DI di samping bisnis utama dalam pembuatan pesanan pesawat dan pelayanan perawatannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru-baru ini Kementerian Pertahanan RI menandatangani kesepakatan dengan Korea Selatan untuk memproduksi dan memasarkan jet tempur KF-X. Dalam kesepakatan yang ditan-datangani Komisioner Kementerian Pertahanan Korsel dan Sekretaris Jenderal Kemenhan RI Marsekal Madya TNI Erris Herryanto, Indonesia akan menanggung 20 persen biaya dan akan &lt;span style="color: red;"&gt;memperoleh 50 pesawat yang mempunyai kemampuan tempur melebihi F-16&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Erris mengungkapkan, anggaran yang dibutuhkan untuk projek strategis tersebut sebesar 8 miliar dolar AS dengan jangka waktu kerja sama hingga 2020. Selama waktu itu diharapkan sudah bisa disiapkan lima prototipe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KF-X tergolong pesawat tempur generasi baru. Pesawat single seat (kursi tunggal) bermesin ganda ini adalah &lt;/span&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;span style="color: red;"&gt;jenis pesawat siluman (stealth) yang kemampuannya di atas pesawat Dassault Rafale atau Eurofighter Typhoon&lt;/span&gt;, tetapi masih di bawah Lokheed Martin F-35. Kemampuan tempurnya lebih unggul dari pesawat F-16 Block 60.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sumber :&amp;nbsp; &lt;a href="http://bataviase.co.id/node/393012" target="new"&gt;http://bataviase.co.id&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;            &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4371089242182065131-1377880204836355670?l=blogcintaindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/feeds/1377880204836355670/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2010/11/pt-di-akan-buat-pesawat-tempur-stealth.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/1377880204836355670'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/1377880204836355670'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2010/11/pt-di-akan-buat-pesawat-tempur-stealth.html' title='PT DI Akan Buat Pesawat Tempur Stealth bersama Korea Selatan'/><author><name>Firman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16002841270087393716</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/SxoDPPhrgjI/AAAAAAAAAAY/pGaX4V5uez4/S220/foto21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_V6k4HNyEEnA/TEETap7nrVI/AAAAAAAABs8/q3rcuTHCC-s/s72-c/kf-x.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4371089242182065131.post-5019089546559350571</id><published>2010-11-24T11:22:00.000+07:00</published><updated>2010-11-24T11:22:11.247+07:00</updated><title type='text'>UBUD KOTA TERBAIK ASIA</title><content type='html'>&lt;div style="clear: left; float: left; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img id="imgb" src="http://blog.baliwww.com/images/maya_ubud.jpg" style="height: 241px; width: 238px;" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div id="loading" style="display: none;"&gt;Sedang mengambil...&lt;/div&gt;&lt;div id="loaded" style="display: block; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span id="ddl" style="display: none;"&gt;Gambar gagal dimuat.&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Ubud yang merupakan salah satu kota di Provinsi Bali, berhasil merebut gelar sebagai kota terbaik se ASIA versi majalah Conde Nast Traveler, dalam penilaian, Ubud berada di peringkat pertama dengan nilai 82.5, tempat kedua berpihak pada Bangkok dengan skor 82.2, tempat ketiga adalah Hong Kong dengan skor 81.3, diikuti oleh Chiang Mai dengan 80.9, Kyoto dengan 80.2. Disusul Singapura. Kriteria penilaian terdiri dari 6 penilaian yaitu atmosfir/suasana, budaya/situs, keramahtamahan, akomodasi, restoran dan belanja.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Piagam kemenangan diserahkan langsung oleh perwakilan majalah Conde Nast Traveler kepada Masyarakat dan tokoh Ubud, perayaan masyarakat pun berlangsung menyambut kemenangan ini.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img id="imgb" src="http://arviand.files.wordpress.com/2009/12/175543-the-ubud-palace-0.jpg" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; height: 238px; width: 222px;" /&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Sebelumnya, Ubud belum pernah masuk ke dalam daftar peringkat kota terbaik se-Asia versi majalah Condé Nast Traveler. Namun, tahun 2009, Ubud langsung menduduki posisi teratas, mengalahkan kota-kota lain dengan skor tertinggi di kriteria keramahtamahan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;"Ini benar-benar kejutan yang menyenangkan. Atas nama masyarakat Ubud, saya mengucapkan terimakasih kepada para wisatawan yang berkunjung dan lalu memilih Ubud," ungkap Tjokorda Putra Sukawati, tokoh Puri Ubud.&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Sumber :&lt;a href="http://www.lintasberita.com/go/926545" target="new"&gt; http://www.lintasberita.com &lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4371089242182065131-5019089546559350571?l=blogcintaindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/feeds/5019089546559350571/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2010/11/ubud-kota-terbaik-asia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/5019089546559350571'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/5019089546559350571'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2010/11/ubud-kota-terbaik-asia.html' title='UBUD KOTA TERBAIK ASIA'/><author><name>Firman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16002841270087393716</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/SxoDPPhrgjI/AAAAAAAAAAY/pGaX4V5uez4/S220/foto21.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4371089242182065131.post-788414672467059351</id><published>2010-11-24T11:16:00.000+07:00</published><updated>2010-11-24T11:16:40.922+07:00</updated><title type='text'>nexian buatan anak bangsa</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/TOyRj_gTjJI/AAAAAAAAAC8/QW9Nh2aDEh4/s1600/images.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/TOyRj_gTjJI/AAAAAAAAAC8/QW9Nh2aDEh4/s1600/images.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Perusahaan handset Nexian asal Indonesia seakan tidak terpengaruh dengan berbagai harga miring produk buatan Cina yang semakin membanjiri pasar pascapemberlakuan ACFTA. Dalam pemberlakuan perjanjian sejak 1 Januari lalu mengenai penghapusan bea masuk, secara otomomatis membuat produk industri rumahan Cina mengancam eksistensi industri besar lokal. Terutama, bagi pengusaha yang selama ini menikmati berbagai jenis fasilitas dan proteksi dari pemerintah menjadi kelabakan. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Namun, menurut Presiden Direktur Metrotech Jaya Komunika, Martono Jaya Kusuma, dengan strategi menggandeng jaringan provider komunikasi terkenal seperti Telkomsel, XL, Esia dan Flexi, membuat Nexian menempati posisi kedua setelah Nokia di Indonesia.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Bahkan ketika, terjadi “demam” BlackBerry dengan percaya diri Nexian membuat terobosan produk NexianBerry dengan mengembangkan rumus “Qwerty Keypad“. Qwerty keypad merupakan rumusan baku peletakan tombol huruf pada keyboard atau mesin tik. Produk NexianBerry yang awalnya dipandang sebelah mata, berhasil mencapai prestasi penjualan tertinggi sejak diluncurkan Mei tahun lalu, yaitu sebanyak 1,8 juta unit sebulan atau hampir 21 hingga 22 juta unit setahun.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Bahkan berdasarkan data penjualan distributor besar di Jawa Barat, tahun lalu setiap bulannya produk Nexian diklaim terjual rata-rata sebanyak 120.000 unit lebih besar dibanding Nokia yang hanya mencapai 80.000. Martono Jaya Kusuma pun mengklaim, baru pertama kali begitu banyak konsumen menginginkan produk Nexian dengan pemesanan seperti halnya penjualan Nokia tipe E90, dua tahun lalu.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: small;"&gt;Semoga saja kelak Nexian mampu menembus pasar Cina, bahkan internasional. Membawa bendera bangsa Indonesia yang selama ini hanya dikenal sebagai penikmat produk asing.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; font-size: small;"&gt;Sumber : &lt;a href="http://barangbagus.info/nexian-buatan-anak-bangsa/" target="new"&gt;http://barangbagus.info &lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4371089242182065131-788414672467059351?l=blogcintaindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/feeds/788414672467059351/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2010/11/nexian-buatan-anak-bangsa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/788414672467059351'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/788414672467059351'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2010/11/nexian-buatan-anak-bangsa.html' title='nexian buatan anak bangsa'/><author><name>Firman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16002841270087393716</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/SxoDPPhrgjI/AAAAAAAAAAY/pGaX4V5uez4/S220/foto21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/TOyRj_gTjJI/AAAAAAAAAC8/QW9Nh2aDEh4/s72-c/images.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4371089242182065131.post-3612775284558611322</id><published>2010-11-24T11:07:00.000+07:00</published><updated>2010-11-24T11:07:33.250+07:00</updated><title type='text'>Mahasiswa ITB Juara Lomba Prosesor di Jepang</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="color: #666666;"&gt;&lt;b&gt;Bandung&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;: Prosesor kecil dan sederhana buatan mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) menyabet dua gelar juara dalam Large Scale Intergrated Circuit di Okinawa, Jepang, 19 Maret lalu. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dua tim dari Sekolah Tinggi Elektro dan Informatika itu menyingkirkan puluhan tim dan perancang alat elektronik se-Asia-Pasifik. "Kami meraih dua dari tiga kategori juara," kata dosen pembimbing Trio Adiono, dalam jumpa pers di gedung rektorat ITB, Selasa (24/3).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim Ganesha ANT meraih penghargaan tertinggi System Infomedia Society (SIS) dari Japan Society of Information and Communication. Di kategori ini, kata Adiono, yang dilombakan adalah inovasi akademik. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tim yang beranggotakan Tyson, Aisar Labibi, dan Raden Siti Intan Permatasari ini membuat prosesor kecil dengan kerja cepat hingga bisa dipakai untuk dua pekerjaan sekaligus. Karya itu mengalahkan tim pembuat prosesor seperti dual core yang biasa digunakan untuk notebook.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sementara tim Zoiros yang diawaki Randy Hari Widialaksono, Ahmad Fajar Firdaus, dan Iman Prayudi, meraih juara ketiga Xilinx Award dari Multinational Company yang berada di Jepang. Mereka, kata Adiono, membuat prosesor berkecepatan 1 gigahertz dengan teknologi sederhana. Komponen itu bisa dipakai untuk game interaktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jenis prosesor yang mereka kembangkan adalah micro processor without pipeline stage (MIPS). Alat kecil itu biasa digunakan untuk Personal Digital Assistant (PDA) atau Global Positioning System (GPS). &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, kata Adiono, pihaknya akan membuat riset tambahan untuk pengayaan kemampuan prosesor tersebut agar bisa dijual. "Kebutuhan yang besar saat ini adalah prosesor kecil," katanya. Komponen itu misalnya dibutuhkan oleh pembuat MP3 player, remote control, juga TV digital.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Sumber : &lt;a href="http://www.tempointeraktif.com/hg/pendidikan/2009/03/24/brk,20090324-166397,id.html" target="new"&gt;http://www.tempointeraktif.com &lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4371089242182065131-3612775284558611322?l=blogcintaindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/feeds/3612775284558611322/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2010/11/mahasiswa-itb-juara-lomba-prosesor-di.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/3612775284558611322'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/3612775284558611322'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2010/11/mahasiswa-itb-juara-lomba-prosesor-di.html' title='Mahasiswa ITB Juara Lomba Prosesor di Jepang'/><author><name>Firman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16002841270087393716</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/SxoDPPhrgjI/AAAAAAAAAAY/pGaX4V5uez4/S220/foto21.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4371089242182065131.post-270931131495845131</id><published>2010-11-24T11:01:00.000+07:00</published><updated>2010-11-24T11:01:52.161+07:00</updated><title type='text'>GEA Versi Polisi, Mobil Lokal Khusus Untuk Kepolisian RI</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/TOyOGiujdOI/AAAAAAAAAC4/UTkaWPaf_wM/s1600/polisi.jpg" imageanchor="1" style="clear: right; float: right; margin-bottom: 1em; margin-left: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/TOyOGiujdOI/AAAAAAAAAC4/UTkaWPaf_wM/s1600/polisi.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;PT Inka baru saja memperkenalkan porduksi GEA, mobil nasional yang khusus dirancang untuk Kepolisisan Republik Indonesia. Hasil kerjasama antara PT Inka dengan Puslitbang Polri dan Kementerian Ristek yang didasarkan pada kebutuhan kebutuhan pihak kepolisian terhadap mobil dengan mobilitas tinggi yang sanggup masuk ke gang-gang yang sempit yang banyak terdapat di perkotaan.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;GEA versi kepolisian ini memiliki wheelbase 1.965 mm, dengan dimensi body PxLxT 3.320×1.490×1.640 mm. Bodi mungilnya dibopong oleh mesin berteknologi electrinic fuel injection (EFI) berkapasitas silinder 650 cc dengan penggerak roda depan.&lt;span id="more-463"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Desain bodinya tampak modern dengan model headlamp yang futuristik dan ketersediaan fog lamp di bumper depan yang dilengkapi pula dengan lubang udara berukuran cukup lebar. Di sekujur bodinya tersematkan logo Samapta serta tulisan Polmas (Polisi Masyarakat) dan tulisan Patroli.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Namun sayangnya bagian interior masih terlihat ketinggalan jaman, terlihat pada lingkar setir, panel indikator, dan panel AC. Meski sedikit tersamarkan dengan pemakaian warna beige yang terkesan mewah. Mungkin bila modifikator mobil yang jumlahnya berlimpah di Nusantara dilibatkan dalam mendesain GEA ini baik di sisi eksterior maupun interior, dapat menciptakan desain yang sesuai dengan selera masyarakat saat ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;PT Inka baru saja memperkenalkan porduksi GEA, mobil nasional yang khusus dirancang untuk Kepolisisan Republik Indonesia. Hasil kerjasama antara PT Inka dengan Puslitbang Polri dan Kementerian Ristek yang didasarkan pada kebutuhan kebutuhan pihak kepolisian terhadap mobil dengan mobilitas tinggi yang sanggup masuk ke gang-gang yang sempit yang banyak terdapat di perkotaan.GEA versi kepolisian ini memiliki wheelbase 1.965 mm, dengan dimensi body PxLxT 3.320×1.490×1.640 mm. Bodi mungilnya dibopong oleh mesin berteknologi electrinic fuel injection (EFI) berkapasitas silinder 650 cc dengan penggerak roda depan.Desain bodinya tampak modern dengan model headlamp yang futuristik dan ketersediaan fog lamp di bumper depan yang dilengkapi pula dengan lubang udara berukuran cukup lebar. Di sekujur bodinya tersematkan logo Samapta serta tulisan Polmas (Polisi Masyarakat) dan tulisan Patroli.Namun sayangnya bagian interior masih terlihat ketinggalan jaman, terlihat pada lingkar setir, panel indikator, dan panel AC. Meski sedikit tersamarkan dengan pemakaian warna beige yang terkesan mewah. Mungkin bila modifikator mobil yang jumlahnya berlimpah di Nusantara dilibatkan dalam mendesain GEA ini baik di sisi eksterior maupun interior, dapat menciptakan desain yang sesuai dengan selera masyarakat saat ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4371089242182065131-270931131495845131?l=blogcintaindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/feeds/270931131495845131/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2010/11/gea-versi-polisi-mobil-lokal-khusus.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/270931131495845131'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/270931131495845131'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2010/11/gea-versi-polisi-mobil-lokal-khusus.html' title='GEA Versi Polisi, Mobil Lokal Khusus Untuk Kepolisian RI'/><author><name>Firman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16002841270087393716</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/SxoDPPhrgjI/AAAAAAAAAAY/pGaX4V5uez4/S220/foto21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/TOyOGiujdOI/AAAAAAAAAC4/UTkaWPaf_wM/s72-c/polisi.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4371089242182065131.post-4601028575209962252</id><published>2010-06-13T10:46:00.002+07:00</published><updated>2010-06-13T10:51:25.633+07:00</updated><title type='text'>'The Power of Dreams', Robot Cerdas Pemadam Api Buatan Mahasiswa ITB</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://4.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/TBRVHscfHXI/AAAAAAAAACU/1CLpa3c9JHg/s1600/tn_1273418673.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="158" src="http://4.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/TBRVHscfHXI/AAAAAAAAACU/1CLpa3c9JHg/s200/tn_1273418673.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/TBRVUNm6UiI/AAAAAAAAACc/tyh6Zaw1rZM/s1600/tn_1273418728.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="166" src="http://1.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/TBRVUNm6UiI/AAAAAAAAACc/tyh6Zaw1rZM/s200/tn_1273418728.jpg" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;BANDUNG, itb.ac.id - Kreativitas dan inovasi dari tiga mahasiswa Teknik Elektro ITB, yaitu Ardya Dipta Nandaviri, Syawaludin Rachmatullah, dan Adhi Ichwan Kurniawan, nampaknya berbuah manis. Robot cerdas pemadam api yang diberi nama "The Power of Dreams" berhasil mengukir prestasi ITB hingga ke kontes robot internasional di Trinity College, Amerika Serikat pada 11 April 2010 lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Robot yang menghabiskan waktu pengerjaan selama 6 bulan itu, merupakan robot bertipe kaki enam (hexapod) berbentuk seperti laba-laba, yang digerakkan oleh servo-servo. Dilengkapi dengan sensor kompas ultrasonik dan navigasi, robot TPD mampu mendeteksi lokasi adanya api, kemudian bergerak secara acak dan memiliki arah dan jalur yang paling efisien menuju ke lokasi api tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setibanya di lokasi yang dituju, robot TPD akan memadamkan api dengan kipas yang terbenam pada robot tersebut. "Uniknya, kita pakai kipas yang diperoleh secara gratis dari bonus pembelian baterai," canda Dipta, salah satu anggota tim peserta kontes. Setelah menjalankan misinya itu, robot tersebut akan bergerak kembali ke lokasi asalnya (home) dan melakukan atraksi menari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Robot cerdas hasil kreasi tiga mahasiswa inspiratif ini membawa berbagai sejarah penting dalam mengukir prestasi. Pasalnya, TPD berhasil menjuarai Kontes Robot Cerdas Indonesia (KRCI) pada tahun 2009 dan mendapatkan penghargaan "Best Algorythm Award". Prestasi nasional inilah yang kemudian mengantarkan robot TPD untuk diperlombakan di tingkat internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah diajukan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Dirjen Dikti), robot ini kemudian diperlombakan kembali dalam kontes robot internasional di Amerika, "The Trinity College Fire Fighting Home Robot Contest". Pada kontes tersebut, robot diletakkan ruangan labirin dan diuji kehebatannya dalam kecepatan dan keakuratan memadamkan api.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dari KRCI ke kontes internasional, kita berhasil menyempurnakan gerak sinkron pada servo," tambah Dipta. Dengan berbagai penyempurnaan, khususnya pada bagian mekanik, robot cerdas TPD berhasil meraih peringkat keempat dalam kontes internasional tersebut. Kontes tersebut juga diikuti dua tim lain dari Indonesia, yaitu Universitas Komputer Indonesia (Unikom), Bandung dan Universitas Negeri Surabaya (Unesa) untuk kategori robot beroda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prestasi-prestasi yang diukir Dipta, Syawal, dan Ichwan, menunjukkan betapa penting kreativitas dan jiwa berkarya mutlak diperlukan. Dengan prestasi yang saat ini telah dicapai, tim "The Power of Dreams" terus berusaha untuk menyempurnakan robot yang saat ini telah mereka ciptakan. "Nantinya robot ini akan terus dikembangkan untuk diperlombakan lagi nantinya," ungkap Dipta.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Sumber : &lt;a href="http://www.itb.ac.id/news/2839.xhtml" target="new"&gt;http://www.itb.ac.id&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4371089242182065131-4601028575209962252?l=blogcintaindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/feeds/4601028575209962252/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2010/06/power-of-dreams-robot-cerdas-pemadam.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/4601028575209962252'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/4601028575209962252'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2010/06/power-of-dreams-robot-cerdas-pemadam.html' title='&apos;The Power of Dreams&apos;, Robot Cerdas Pemadam Api Buatan Mahasiswa ITB'/><author><name>Firman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16002841270087393716</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/SxoDPPhrgjI/AAAAAAAAAAY/pGaX4V5uez4/S220/foto21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/TBRVHscfHXI/AAAAAAAAACU/1CLpa3c9JHg/s72-c/tn_1273418673.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4371089242182065131.post-2662656063711521666</id><published>2010-04-10T09:24:00.001+07:00</published><updated>2010-04-25T13:03:06.174+07:00</updated><title type='text'>LIPI Luncurkan Radar Bikinan Indonesia</title><content type='html'>&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="boxsubj" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="boxcnt" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img align="left" border="0" height="120" src="http://www.technologyindonesia.com/uploads/news_1376.jpg" /&gt;&lt;/span&gt;                &lt;br /&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;JAKARTA – Pusat Penelitiam Elektronika dan Telekomunikasi Lembaa Ilmu Pengetahuan Indonesia (PPET LIPI) berhasil mengembangkan radar pertama buatan Indonesia. &lt;/span&gt; &lt;br /&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Dua buah produk radar hasil litbang anak bangsa ini adalah radar pengawas pantai &lt;i&gt;(Coastal Surveillance Radar)&lt;/i&gt; yang dibuat oleh PPET -LIPI dan Radar Navigasi Kapal yang dibuat oleh divisi &lt;i&gt;Radio &amp;amp; Commmunications System (RCS)&lt;/i&gt; dari PT Solusi 247. Kedua Radar ini menggunakan teknologi &lt;i&gt;Frequency Modulated Continous Wav&lt;/i&gt;e (FM-CW) sehingga konsumsi daya dan ukuran radar menjadi lebih kecil dari Radar pada umumnya.  &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Radar ini yang diberi nama Indra I dan Isra &lt;i&gt;(Indonesia Sea Radar)&lt;/i&gt; tersebut dibuat sepenuhnya oleh peneliti LIPI. Koordinator Peneliti Radar LIPI Mashury Wahab mengatakan, selama ini Indonesia menggunakan radar impor untuk memantau keamanan wilayahnya. ”Radar yang komponennya lokal selama ini belum ada. Kami melakukan riset sejak 2006–2009 dengan biaya masing- masing mencapai Rp4 miliar dengan komposisi 40% lokal dan 60% luar negeri,” jelas Mashury.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Radar Indra I yang berfungsi mengawasi dan memantau pergerakan lalu lintas kapal di laut memiliki jangkauan 30 km, sedangkan Isra dipakai mengawasi daerah pantai dengan jangkauan 64 km. Kelebihan lain yang dimiliki adalah dapat mengetahui kecepatan kapal, selain itu bisa mobile dan hemat listrik,”jelasnya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Kedua radar mulai di lirik oleh TNI AL,Departemen Perikanan dan Kelautan, serta perusahaan besar yang memiliki pelabuhan seperti PT Pelindo dan PT Tambang Timah.”Harganya lebih murah dari radar impor yang bernilai belasan miliar.” (ap)&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify" style="margin-bottom: 0cm;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sumber : &lt;a href="http://www.technologyindonesia.com/"target="new"&gt;http://www.technologyindonesia.com&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt; &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4371089242182065131-2662656063711521666?l=blogcintaindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/feeds/2662656063711521666/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2010/04/lipi-luncurkan-radar-bikinan-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/2662656063711521666'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/2662656063711521666'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2010/04/lipi-luncurkan-radar-bikinan-indonesia.html' title='LIPI Luncurkan Radar Bikinan Indonesia'/><author><name>Firman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16002841270087393716</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/SxoDPPhrgjI/AAAAAAAAAAY/pGaX4V5uez4/S220/foto21.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4371089242182065131.post-6051860809777429569</id><published>2010-04-03T20:09:00.002+07:00</published><updated>2010-04-25T13:05:41.557+07:00</updated><title type='text'>TNI Angkatan Laut Buat Kapal Cepat Rudal di Batam</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/S7c9l5KhTbI/AAAAAAAAACE/Lxu3paG3MTo/s1600/FAC+40M.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/S7c9l5KhTbI/AAAAAAAAACE/Lxu3paG3MTo/s320/FAC+40M.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Batam-Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut memesan kepada perusahaan perkapalan PT Palindo Marine Shipyard di Batam, Kepulauan Riau, untuk membuat kapal cepat rudal. TNI AL membutuhkan 22 kapal cepat rudal untuk memenuhi kebutuhan minimal dalam 15 tahun mendatang.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Hal itu dikatakan Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana Madya Agus Suhartono saat mengunjungi pabrik pembuatan kapal cepat rudal (KCR) di PT Palindo Marine Shipyard (PMS), Batam, Sabtu (16/1).&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Agus menjelaskan, kini TNI AL baru memesan satu KCR di PT PMS. Namun, sampai 2014, ditargetkan empat KCR dapat dibuat. ”Tetapi, itu bergantung pada anggaran dan proses lelang,” katanya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Menurut Agus, nilai proyek pembuatan satu KCR yang dilengkapi alat navigasi dan komunikasi mencapai Rp 60 miliar. Namun, sistem persenjataan, seperti meriam dan rudal, dilengkapi kemudian oleh TNI AL.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Nilai pengadaan persenjataan untuk KCR, kata Agus, mencapai 20 juta dollar Amerika Serikat. Untuk pengadaan sistem persenjataan KCR, TNI AL akan memesan dari China atau Korea.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;KCR yang dibuat di PT PMS sepanjang 43 meter dengan kecepatan maksimal 28 knot. Kerangka dan lambung KCR dibuat dari besi baja. Daya tampung bahan bakar sebanyak 50 ton. Adapun material bangunan atas dibuat dengan bahan aluminium. Proses pembuatan satu KCR selama 12 bulan.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Agus menambahkan, pemerintah berkomitmen mengembangkan industri pertahanan dalam negeri. Karena itu, industri perkapalan di dalam negeri harus dapat membuat kapal yang diinginkan TNI AL.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Dalam kesempatan tersebut, Managing Director PT PMS Harmanto mengungkapkan, PT PMS adalah perusahaan penanaman modal dalam negeri (PMDN) atau swasta nasional. PT PMS selama ini memproduksi kapal cepat.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Menurut Harmanto, karyawan PT PMS sebanyak 300 orang. Selain pesanan dari TNI AL, PT PMS juga melayani pesanan kapal cepat dari mancanegara, terutama Singapura. Dengan adanya pesanan yang banyak, jumlah tenaga kerja pun saat ini ditambah menjadi sekitar 500 orang.&amp;nbsp;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Sumber : &lt;a href="http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/01/18/02542179/tni.angkatan.laut.buat.kapal.cepat.rudal.di.batam" target="new"&gt;http://cetak.kompas.com &lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4371089242182065131-6051860809777429569?l=blogcintaindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/feeds/6051860809777429569/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2010/04/tni-angkatan-laut-buat-kapal-cepat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/6051860809777429569'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/6051860809777429569'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2010/04/tni-angkatan-laut-buat-kapal-cepat.html' title='TNI Angkatan Laut Buat Kapal Cepat Rudal di Batam'/><author><name>Firman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16002841270087393716</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/SxoDPPhrgjI/AAAAAAAAAAY/pGaX4V5uez4/S220/foto21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/S7c9l5KhTbI/AAAAAAAAACE/Lxu3paG3MTo/s72-c/FAC+40M.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4371089242182065131.post-8329911331034485057</id><published>2010-04-03T20:03:00.002+07:00</published><updated>2010-06-20T15:24:52.919+07:00</updated><title type='text'>Putera RI Raih MOD Prize Inovator Tempur Inggris</title><content type='html'>&lt;div style="background-color: #f3f3f3; color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="illustrasi" style="background-color: #f3f3f3; clear: left; color: black; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" hspace="0" src="http://www.detiknews.com/images/content/2008/08/20/10/stelllar-in.jpg" vspace="0" /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;    Subchan dan Saturn (Foto: Subchan/Pool)  &lt;/b&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: #f3f3f3; color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: #f3f3f3; color: black;"&gt;&lt;b style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Oxfordshire&lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt; -  Putera Indonesia Dr Subchan bersama tim Stellar meraih &lt;/span&gt;&lt;i style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Ministry of Defence&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt; (MOD) &lt;/span&gt;&lt;i style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Prize&lt;/i&gt; pemerintah Inggris untuk inovator tempur dan mendapat &lt;i style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;RJ Mitchell Trophy&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: #f3f3f3; color: black;"&gt;&lt;br style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: #f3f3f3; color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Subchan dan timnya menyingkirkan 6 tim lainnya yang masuk kualifikasi ke final kompetisi &lt;/span&gt;&lt;i style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;MOD's Grand Challenge&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt; dari total 23 tim peserta.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: #f3f3f3; color: black;"&gt;&lt;br style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: #f3f3f3; color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;"Tiga tim pada akhirnya menyerah sebelum bertanding karena ketidakmampuan sistem yang mereka buat," tutur Subchan kepada detikcom, Selasa malam atau Rabu (20/8/2008) WIB.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: #f3f3f3; color: black;"&gt;&lt;br style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: #f3f3f3; color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Ditambahkan bahwa pada rentang 8-19/8/2008 merupakan hari-hari implementasi sistem hasil rancangan. Sebanyak 11 tim turun untuk melakukan pembuktian sistem mereka, mampu atau tidak melakukan apa yang diminta Dephan Inggris. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: #f3f3f3; color: black;"&gt;&lt;br style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: #f3f3f3; color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;"Dari 11 tim hanya 6 tim yang akhirnya masuk final. Termasuk tim saya, Stellar, yang akhirnya menjadi pemenang," ujar Subchan, dosen ITS yang saat ini sedang menempuh &lt;/span&gt;&lt;i style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Post Doctoral&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt; di &lt;/span&gt;&lt;i style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Cranfield University, Defence College of Management and technology, Defence Academy of the United Kingdom Informatics and Sensors&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: #f3f3f3; color: black;"&gt;&lt;br style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: #f3f3f3; color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Rancangan tim Stellar yang diberi nama Saturn, dinyatakan sebagai pemenang karena dinilai memiliki sistem terbaik untuk mengidentifikasi ancaman yang dihadapi pasukan Inggris dalam operasi-operasi militer saat ini.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: #f3f3f3; color: black;"&gt;&lt;br style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: #f3f3f3; color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Saturn menggunakan sistem terpadu berupa satu perangkat yang bisa terbang tinggi dan satu mini &lt;/span&gt;&lt;i style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Unmanned Aerial Vehicle&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt; (UAV) serta &lt;/span&gt;&lt;i style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Unmanned Ground Vehicle&lt;/i&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt; (UGV) dengan sebuah stasiun kontrol pengolah data visual, termal dan sensor radar.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: #f3f3f3; color: black;"&gt;&lt;br style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: #f3f3f3; color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Menteri Perlengkapan dan Logistik Pertahanan Baroness Ann Taylor memuji Subchan dan timnya telah mengikuti jejak RJ Mitchell, seorang inovator besar pertahanan Inggris. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: #f3f3f3; color: black;"&gt;&lt;br style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: #f3f3f3; color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;"Kami bangga untuk menobatkan Tim Stellar sebagai pemenang kompetisi paling prestisius Dephan Inggris bidang inovator tempur. Tipe visi dan dedikasi seperti inilah yang telah membuat Inggris pemimpin dunia di bidang sains dan teknologi," demikian Taylor seperti juga dimuat di website Dephan Inggris. &lt;/span&gt;&lt;b style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt; (es/es)&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: #f3f3f3; color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: #f3f3f3; color: black;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: #f3f3f3; color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Sumber&lt;/span&gt;&lt;b style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt; &lt;/b&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;: &lt;a href="http://www.detiknews.com/read/2008/08/20/031659/991199/10/putera-ri-raih-mod-prize-inovator-tempur-inggris"&gt;http://www.detiknews.com&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: #f3f3f3; color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: #f3f3f3; color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: #f3f3f3; color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="background-color: #f3f3f3; color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4371089242182065131-8329911331034485057?l=blogcintaindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/feeds/8329911331034485057/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2010/04/putera-ri-raih-mod-prize-inovator.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/8329911331034485057'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/8329911331034485057'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2010/04/putera-ri-raih-mod-prize-inovator.html' title='Putera RI Raih MOD Prize Inovator Tempur Inggris'/><author><name>Firman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16002841270087393716</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/SxoDPPhrgjI/AAAAAAAAAAY/pGaX4V5uez4/S220/foto21.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4371089242182065131.post-1703498825397783395</id><published>2010-04-03T19:58:00.002+07:00</published><updated>2010-06-20T15:27:57.216+07:00</updated><title type='text'>BPPT Ciptakan Pesawat Tanpa Awak</title><content type='html'>&lt;div style="color: black; text-align: left;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="separator" style="clear: both; color: black; text-align: left;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/S7c7N1xxQ2I/AAAAAAAAAB8/BMC4xpQBel8/s1600/alpalhanpuna.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/S7c7N1xxQ2I/AAAAAAAAAB8/BMC4xpQBel8/s320/alpalhanpuna.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: left;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&lt;b&gt;JAKARTA&lt;/b&gt; - Teknologi penerbangan Indonesia selangkah lebih maju. Setelah melakukan riset selama delapan tahun, Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) akhirnya berhasil menciptakan pesawat terbang tanpa awak. Kreasi asli putra Indonesia itu bisa dimanfaatkan untuk kepentingan militer maupun sipil. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Litbang BPPT berhasil membuat prototype PUNA (Pesawat Udara Nir-Awak), dengan tiga varian. Yakni varian Pelatuk, Gagak dan Wulung, dengan kelebihan masing-masing. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;”Sampai sekarang sudah ada 10 unit,” ujar Head of Air Platform Division BPPT Ir Akhmad Rifai di Jakarta, Minggu kemarin (30/11). Akhmad menjelaskan, PUNA merupakan cikal bakal pesawat intai asli rakitan putra Indonesia. Pesawat ini bisa digunakan untuk pemantauan dari udara, seperti pemetaan, pemantauan kebakaran hutan, mitigasi bencana, pencarian korban, hingga pengintaian musuh. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;PUNA juga bisa digunakan untuk kasus-kasus darurat. ”Misalnya, jika ada kasus kehilangan pesawat atau kapal, maka pesawat tanpa awak yang dapat dipasangi kamera ini sangat berguna dalam pencarian,” katanya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;BPPT fokus pada penyempurnaan sistem autonomous (waypoint) dan kemampuan manuver terbangnya. Beberapa pesawat yang siap mengudara antara lain berupa BPPT-01A 'Wulung', BPPT-01B 'Gagak' dan BPPT-02A'Pelatuk'. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Wulung memiliki konfigurasi Hi Rectangular Wing, ekor berbentuk huruf T dan low single boom. Dengan bentangan sayap sepanjang 6,36 m, panjang 4,32 m, tinggi 1,32 m, dan berat saat lepas landas hingga 120 kg. PUNA jenis ini dirancang bagi misi 'Hi-Hi-Hi' atau lepas landas dan langsung melesat pada ketinggian puncak. Wulung juga mumpuni untuk difungsikan sebagai penjelajah di ketinggian puncak. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Menurut Akhmad, Wulung paling cocok digunakan pada misi yang hanya bisa maksimal bila dipantau dari high altitude. Antara lain pemotretan udara pada area yang sangat luas, pengukuran karakteristik atmosfer, dan pemantauan kebocoran listrik pada kabel listrik tegangan tinggi. ”Dengan begitu tidak ada resiko bagi manusia, karena tidak perlu pilot,” tambahnya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Sedangkan type Gagak memiliki konfigurasi low tapered wing. Sayap ekor berbentuk huruf 'V dan low single boom, dengan bentangan sayap sepanjang 6,93 m, panjang 4,38 m, tinggi 1,12m, dan berat ketika lepas landas mencapai 120 kg. Gagak dirancang bagi misi 'Lo-Hi-Lo'. Artinya, saat lepas landas, Gagak bisa langsung mengambil posisi penerbangan dengan ketinggian rendah. ”Gagak dapat melakukan pemotretan dari udara pada jangkauan luas, namun dengan pendekatan yang lidak bisa dideteksi oleh lawan. Begitu pula saat Gagak akan meninggalkan area intaian,” paparnya. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Sedangkan tipe Pelatuk cocok untuk mengintai pembalakan liar. Memiliki konfigurasi high single boom, hi tapered outer wing inverted V tail, dengan bentangan sayap sepanjang 6,92 m, panjang 4,38 m, tinggi 1,21 m, dan saat lepas landas beratnya mencapai 120 kg. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;Menurut Akhmad, Pelatuk sangat tangguh pada misi yang membutuhkan ketinggian rendah. ”Pelatuk mampu melakukan operasi udara pada area yang kecil, pengintaian jarak dekat dengan sasaran misalnya pemantauan pembalakan liar di hutan-hutan dan pencurian ikan di lautan,” ucapnya.(rdl/jpnn)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial;"&gt;&amp;nbsp;Sumber : &lt;a href="http://www.kaltimpost.co.id/" target="new"&gt;http://www.kaltimpost.co.id&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4371089242182065131-1703498825397783395?l=blogcintaindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/feeds/1703498825397783395/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2010/04/bppt-ciptakan-pesawat-tanpa-awak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/1703498825397783395'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/1703498825397783395'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2010/04/bppt-ciptakan-pesawat-tanpa-awak.html' title='BPPT Ciptakan Pesawat Tanpa Awak'/><author><name>Firman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16002841270087393716</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/SxoDPPhrgjI/AAAAAAAAAAY/pGaX4V5uez4/S220/foto21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/S7c7N1xxQ2I/AAAAAAAAAB8/BMC4xpQBel8/s72-c/alpalhanpuna.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4371089242182065131.post-6775113378528477428</id><published>2010-04-03T19:52:00.001+07:00</published><updated>2010-06-20T15:30:17.527+07:00</updated><title type='text'>PT.PAL Indonesia Akan Membuat Kapal Induk</title><content type='html'>&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;div style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img alt="kapal induk indonesia" class="center" src="http://1.bp.blogspot.com/_0Z8hdKWTa0U/S3UKgrbPhnI/AAAAAAAADsU/5mkjtMLO_4E/s400/KAPAL+INDUK+HELIKOPTER.jpg" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Angkatan laut seluruh negara pasti merindukan memiliki Kapal perang Jenis ini. Negara mana yang tidak menginginkan kekuatan militer-nya mampu mobile / bergerak. Sebuah kapal induk sedang di kembangkan oleh putera-puteri Indonesia, dan ternyata kita bisa. Ternyata Indonesia Mampu Membuat Kapal Induk.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Kapal tersebut memang baru sebuah model yang dikembangkan PT PAL Surabaya, dan pada indodefence 2008 model kapal induk ini di pamerkan. PT.PAL sedang mengembangkan Kapal Induk Helikopter, PT.PAL percaya diri mampu membangun kapal semacam itu. Kemampuan tersebut terbangun oleh keberhasilan PT PAL dalam memenuhi permintaan pembangunan kapal besar ukuran 50.000 ton yang dipesan berbagai perusahaan pelayaran internasional.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Kapal induk helikopter buatan PT.PAL memiliki kapasitas helipad sebanyak 6 (enam) helikopter. Namun, di dalam perutnya mampu untuk menyimpan 10 (sepuluh) buah helikopter lagi, sehingga jumlah 16 (enambelas) helikopter yang mampu dibawanya merupakan suatu kekuatan yang tidak kecil bagi sebuah armada perang.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Apabila TNI AL memiliki kapal perang jenis ini maka bakal menjadi pendukung utama dalam sistem pertahanan maritim Indonesia. Kapal ini akan diproyeksikan sebagai kapal induk helikopter. Karena Indonesia tidak punya musuh, dan hanya dikhususkan bagi pertahanan atau defensif, maka kapal ini hanya layak dinamakan LPD atau “Amphibious transport dock”. TNI AL memesan beberapa jenis kapal ini dari PT PAL yang dikerjakan bersama dengan Daewoo korea.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black;"&gt;&lt;span style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Bagi negara kepulauan sangat lah penting memiliki sebuah armada laut yang tangguh apalagi Indonesia sering tertimpa bencana alam. Dengan kapal induk helikopter di harapkan mampu menggerakkan transportasi udara berupa helikopter ke titik bencana secara cepat. jadi selain kegunaan dalam fungsi militer, kapal induk helikopter mampu memberikan dukungan SAR.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Referensi : &lt;a href="http://surgaku.com/" target="new"&gt;http://surgaku.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4371089242182065131-6775113378528477428?l=blogcintaindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/feeds/6775113378528477428/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2010/04/ptpal-indonesia-akan-membuat-kapal.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/6775113378528477428'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/6775113378528477428'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2010/04/ptpal-indonesia-akan-membuat-kapal.html' title='PT.PAL Indonesia Akan Membuat Kapal Induk'/><author><name>Firman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16002841270087393716</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/SxoDPPhrgjI/AAAAAAAAAAY/pGaX4V5uez4/S220/foto21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_0Z8hdKWTa0U/S3UKgrbPhnI/AAAAAAAADsU/5mkjtMLO_4E/s72-c/KAPAL+INDUK+HELIKOPTER.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4371089242182065131.post-371983864743889379</id><published>2010-04-03T19:45:00.003+07:00</published><updated>2010-06-20T15:31:45.203+07:00</updated><title type='text'>INDRA : Radar Maritim Pertama Buatan Indonesia</title><content type='html'>&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="img_caption left" style="color: black; float: left; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;img align="left" border="0" class="caption" height="224" src="http://www.ppet.lipi.go.id/images/stories/berita/indra.png" width="320" /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Potensi kejahatan di lautan di Indonesia cukup besar, terlebih dengan jumlah kepulauan yang ribuan &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;banyaknya dan juga sumber alam yang besar. Namun berbalik 180 derajat dengan kemampuan pengamanan &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;dan pengawasannya, dimana kapal patroli jumlahnya tidak sebanding dengan kebutuhan minimal essential force sebuah negara seperti Indonesia. Miris rasanya mendengar negara kita yang dilecehkan kekuatannya oleh negara-negara lain, bahkan oleh negara kecil seperti Singapura yang luasnya tak lebih luas dari Jabodetabek sampai berani mengusir pesawat patroli maritim TNI AL. Padahal pesawat berada diwilayah udaranya sendiri, dan masih belasan mil dari batas wilayah udaranya. Cerita ini pernah di utarakan pilot CN-235 MPA saat saya temui di Indo-Defense 2008 lalu. Belum lagi cerita jamming peralatan radar dan komunikasi yang mereka lakukan saat latihan gabungan TNI di Sangatta, Kaltim. Atau cerita miring seputar hibah radar pantai dari AS yang dipasang di Alur Laut Kepualauan Indonesia (ALKI), cerita lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu kata kunci yang harus mampu dilakukan oleh bangsa ini, yakni 'MANDIRI'. Dalam segala hal baik Ekonomi, Hankam, Kesejahteraan, Sosial dan lainnya. Generasi penerus harus bisa lebih maju. Janganlah kita mensejahterakan negara lain sebelum negara kita sendiri sejahtera. Kita negara besar, negara kaya akan sumber daya alam dan manusianya. Tentunya kita tidak ingin negara kita jadi miskin ditengah kekayaan yang kita punya.&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;h2 style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Radar Maritim&lt;/span&gt;&lt;/h2&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Radar sebagai perpanjangan mata dalam mengawasi situasi dan kondisi di lapangan sangat besar manfaatnya. Paling tidak inilah solusi dalam mengatasi keterbatasan anggaran pembelian armada laut yang mahal harganya INDRA (INDonesia RAdar) adalah sebuah radar maritim buatan anak bangsa yang dibuat untuk dapat diaplikasi di kapal dan pantai.Pengembangan radar ini memanfaatkan Frequency Modulated Continous Wave (FMCW), yaitu suatu teknologi canggih yang menghasilkan jarak jangkauan radar dengan daya pancar sangat rendah (2 watt). Dan semuanya dapat terintegrasikan dengan sistem pertahanan dan keamanan nasional. Radar INDRA pernah diujicobakan pada 24 Oktober 2008 lalu di pantai Cilegon, Banten. Ujicobanya juga disaksikan oleh Dinas Litbang TNI AL. Dalam ujicoba ini INDRA berhasil membuktikan kemampuannya mendeteksi dan mengukur jarak sebuahkapaldenganakurat. Dalam proses pembangunan dan pengembangan radar INDRA, beberapa institusi dalam negeri juga turut membantu seperti : PPET-LIPI, ITB, UI dan IDE. Dalam kerjasama ini Litbang INDRA dilakukan sepenuhnya oleh Insinyur-Insinyur terbaik Indonesia. Dengan diluncurkannya INDRA, Indonesia telah berhasil membuat radar sendiri dengan keunggulan yang mampu bersaing dengan radar buatan luar negeri. Saatnya kita berbangga dengan terobosan yang dilakukan anak bangsa, yang mampu menjawab secara akurat masalah dan ancaman wilayah perairan yang dihadapi dari negara parasit layaknya Draculla penghisap sumber daya alam kita yang kaya raya&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;Sumber : &lt;a href="http://www.ppet.lipi.go.id%20/" target="new"&gt;http://www.ppet.lipi.go.id &lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: small;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif; text-align: justify;"&gt;&lt;span class="fullpost" style="font-size: small;"&gt; &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4371089242182065131-371983864743889379?l=blogcintaindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/feeds/371983864743889379/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2010/04/indra-radar-maritim-pertama-buatan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/371983864743889379'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/371983864743889379'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2010/04/indra-radar-maritim-pertama-buatan.html' title='INDRA : Radar Maritim Pertama Buatan Indonesia'/><author><name>Firman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16002841270087393716</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/SxoDPPhrgjI/AAAAAAAAAAY/pGaX4V5uez4/S220/foto21.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4371089242182065131.post-2122606790391356650</id><published>2010-01-10T08:09:00.002+07:00</published><updated>2010-06-20T15:35:15.803+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Utama'/><title type='text'>Indonesia Menang di Pameran Furniture Eropa</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/TB3SYFuJKHI/AAAAAAAAACk/aQ2yloT1S_U/s1600/55774_lampu_300_225.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://1.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/TB3SYFuJKHI/AAAAAAAAACk/aQ2yloT1S_U/s320/55774_lampu_300_225.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Meski baru pertama kali menjajaki pameran furnitur Eropa, Indonesia berhasil meraih Best Performance Design Stand di pameran furnitur kelas dunia, Salon du Meuble di Paris, Prancis, beberapa waktu lalu.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;"Partisipasi Indonesai pada Salon du Meuble merupakan kehormatan tersendiri, karena proses turut serta dalam pameran tersebut tidak mudah, namun harus melalui proses pemilihan oleh kurator dunia," kata Menteri Perdagangan Mari Pangestu dalam keterangan tertulis yang diterima VIVAnews di Jakarta, Jumat 6 Februari 2009. "Dengan kerja keras dan kreatifitas, Stand Indonesia mendapat kerhormatan sebagai pemenang Best Performance Design Stand",&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Menteri Perdagangan mengatakan, prestasi ini merupakan kebanggaan, karena meskipun di tengah kelesuan ekonomi global Indonesia berusaha menembus pasar furnitur dunia. "Indonesia bukan saja diakui dalam hal kreativitas tetapi juga kualitas," lanjut Mari.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Empat peserta asal Indonesia berhasil melewati seleksi ketat kurator kelas dunia, yaitu Marcelindo, PT Jaya Prima Mandiri, PT Mia Collection, dan disainer furnitur, Alvin&lt;/div&gt;&lt;div class="fullpost" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;Ajang promosi produsen dan disainer furnitur dunia berlangsung 22 - 26 Januari 2009 di Paris le Bourget, bersamaan dengan pameran Maison de Objet yang diselenggarakan pada 24 - 27 Januari 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Produk furnitur yang ditampilkan stand merupakan variasi furnitur yang ada di Indonesia, tidak saja mempunyai kualitas baik tapi juga mempunyai kreativitas. Di antaranya Indoor &amp;amp; Outdoor Furniture, Lighting, Home Accessories, Rattan Furniture, Kawong, Circle2 Table, Inge, Round Table Benc, Satool, dan Snug.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alvin, salah satu desainer muda Indonesia yang telah lolos seleksi, berada di hal khusus produk furnitur yang bergaya kontemporer. Kedua pameran digelar di tempat yang sama dan memberi peluang kepada paviliun Indonesia untuk tampil dengan ciri khas Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pameran ini berkesempatan meraih peluang terbaik untuk menembus pasar Eropa, dan pasar Perancis karena merupakan pasar yang menjanjikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembeli yang datang ke paviliun Indonesia dan mengadakan kontrak dagang dengan peserta pameran bukan saja dari Perancis tetapi juga dari beberapa negara lain seperti Jepang, Turki, Israel, Yunani, Inggris, Jerman, Maroko, Portugal, dan beberapa negara Asia lainnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a href="http://bisnis.vivanews.com/news/read/27765-indonesia_menang_di_pameran_furniture_eropa" target="new"&gt;http://bisnis.vivanews.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4371089242182065131-2122606790391356650?l=blogcintaindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/feeds/2122606790391356650/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2010/01/indonesia-menang-di-pameran-furniture_10.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/2122606790391356650'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/2122606790391356650'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2010/01/indonesia-menang-di-pameran-furniture_10.html' title='Indonesia Menang di Pameran Furniture Eropa'/><author><name>Firman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16002841270087393716</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/SxoDPPhrgjI/AAAAAAAAAAY/pGaX4V5uez4/S220/foto21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/TB3SYFuJKHI/AAAAAAAAACk/aQ2yloT1S_U/s72-c/55774_lampu_300_225.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4371089242182065131.post-1718747645335393098</id><published>2010-01-04T10:11:00.003+07:00</published><updated>2010-06-20T15:37:33.422+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Utama'/><title type='text'>Indonesia Berhasil Buat Film Animasi Layar Lebar Pertama</title><content type='html'>&lt;div class="judulheadline" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;div class="isiartikel"&gt;&lt;div style="float: left; margin-right: 10px; width: 300px;"&gt;&lt;div style="padding: 0px 0px 5px; width: 298px;"&gt;&lt;div id="loadarea" style="margin-bottom: 5px; width: 298px;"&gt;&lt;img border="0" src="http://www.kompas.com/data/photo/2009/07/27/1919385p.jpg" width="298" /&gt;             &lt;/div&gt;&lt;div id="boxtitle" style="color: #333333; font-size-adjust: none; font-size: 11px; font-stretch: normal; font-style: normal; font-variant: normal; font-weight: normal; line-height: normal; margin-bottom: 0px;"&gt;Sing to The Dawn&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="padding-left: 10px; padding-right: 10px;"&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;span class="tanggalitem"&gt;&lt;/span&gt;     &lt;/div&gt;&lt;div id="article_body" style="font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;JAKARTA&lt;/b&gt; - Indonesia akhirnya berhasil membuat film animasi 3D pertama yang ditayangkan di layar lebar. Film tersebut berjudul &lt;i&gt;Meraih Mimpi&lt;/i&gt; yang diproduksi Infinite Frameworks (IFW), studio animasi yang berpusat di Batam.&lt;br /&gt;"Kami bangga bisa meluncurkan &lt;i&gt;Meraih Mimpi&lt;/i&gt; ke pasar Indonesia," ujar Managing Director IFW, Mike Wiluan, dalam konferensi pers yang berlangsung di Hotel Hyatt, Jakarta, Senin (27/7).&lt;br /&gt;Film &lt;i&gt;Meraih Mimpi &lt;/i&gt;sendiri sebenarnya merupakan adapatasi dari buku karya Minfung Ho berjudul &lt;i&gt;Sing to The Dawn&lt;/i&gt;. Buku tersebut bercerita tentang kakak beradik yang berusaha melindungi tempat tinggal mereka dari kontraktor penipu.&lt;br /&gt;IFW membuat adapatasi buku Minfung Ho tersebut atas permintaan pemerintah Singapura yang ingin buku wajib baca di beberapa SD di Singapura tersebut dibuat filmnya. Begitu mendapat tawaran, IFW langsung memulai pengerjaan film &lt;i&gt;Sing to The Dawn&lt;/i&gt;. Perlu tahu saja dari 150 animator hampir semuanya orang Indonesia dan hanya 5 orang asing.&lt;br /&gt;Pengerjaan dilakukan sepenuhnya di Batam selama tiga tahun dan memakan biaya sebesar 5 juta dollar AS. Setelah film selesai dibuat pada tahun 2008, film &lt;i&gt;Sing to The Dawn&lt;/i&gt; mulai didistribusikan ke berbagai negara mulai dari Singapura, Korea, dan Rusia. &lt;i&gt;Sing to The Dawn&lt;/i&gt; tidak langsung diluncurkan ke Indonesia karena IFW ingin memperkenalkan &lt;i&gt;Sing to The Dawn&lt;/i&gt; ke penonton luar terlebih dahulu.&lt;br /&gt;"&lt;i&gt;Sing to The Dawn&lt;/i&gt; tidak langsung kami luncurkan ke Indonesia karena kami ingin meraih &lt;i&gt;international recognizition&lt;/i&gt; terlebih dahulu. Setelah itu, kami baru meluncurkan di Indonesia agar masyarakat tahu bahwa ada studio animasi di Indonesia," jelas Wisnu Triatmojo, Jubir IFW.&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Sing to The Dawn&lt;/i&gt; baru dilokalisasi ke dalam versi Indonesia pada tahun ini dengan judul &lt;i&gt;Meraih Mimpi&lt;/i&gt;. Nia Dinata direkrut untuk membantu proses &lt;i&gt;script writing&lt;/i&gt; dan Erwin Gutawa diminta langsung untuk mengkomposisi ulang musik yang akan mengiringi film.&lt;br /&gt;Di samping itu, beberapa artis terkenal seperti Gita Gutawa, Cut Mini, dan Shanty juga terlibat sebagai pengisi suara. &lt;i&gt;Meraih Mimpi&lt;/i&gt; akan mulai tayang di bioskop-bioskop pada tanggal 8-9 September 2009, dimulai dari jaringan bioskop XXI Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a href="http://tekno.kompas.com/read/xml/2009/07/27/19194428/indonesia.berhasil.buat.film.animasi.layar.lebar.pertama"&gt;http://tekno.kompas.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4371089242182065131-1718747645335393098?l=blogcintaindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/feeds/1718747645335393098/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2010/01/indonesia-berhasil-buat-film-animasi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/1718747645335393098'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/1718747645335393098'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2010/01/indonesia-berhasil-buat-film-animasi.html' title='Indonesia Berhasil Buat Film Animasi Layar Lebar Pertama'/><author><name>Firman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16002841270087393716</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/SxoDPPhrgjI/AAAAAAAAAAY/pGaX4V5uez4/S220/foto21.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4371089242182065131.post-3772771115725854320</id><published>2009-12-14T18:45:00.004+07:00</published><updated>2010-06-20T15:40:44.829+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Utama'/><title type='text'>14 Roket Berhasil Diluncurkan</title><content type='html'>&lt;img alt="" src="file:///C:/DOCUME%7E1/R@J@NE%7E1/LOCALS%7E1/Temp/moz-screenshot.jpg" style="font-family: arial;" /&gt; &lt;br /&gt;&lt;div class="smIsi" style="font-family: arial;"&gt;&lt;table align="left" cellpadding="4" cellspacing="0" style="width: 1px;"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt; &lt;td bgcolor="#bbbbbb" class="TabelGbr"&gt;&lt;img align="left" alt="" height="200" hspace="3" src="http://www.suaramerdeka.com/harian/0712/10/sm1roket5nas10eps.jpg" vspace="3" width="300" /&gt;&lt;br /&gt;SM/Juli Nugroho  &lt;b&gt;PELUNCURAN:&lt;/b&gt; Lapan berhasil mengujicoba peluncuran roket di Pantai Pandansimo, Srandakan, Bantul, Minggu (9/12). Gambar searah jarum jam menunjukkan petugas mempersiapkan Roket Experimental (RX) 100, peluncur roket ditegakkan, mulai diluncurkan, dan melesat di udara. (57)  &lt;/td&gt;  &lt;td width="2"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;tr&gt; &lt;td colspan="2" height="1"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt; &lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt;&lt;div id="mulai"&gt;&lt;b&gt;YOGYAKARTA&lt;/b&gt;- Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) bekerja sama dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) melakukan percobaan peluncuran roket buatan di Pantai Pandansimo, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Minggu.&lt;/div&gt;Dalam percobaan tersebut semula akan diluncurkan 16 roket, yang terdiri atas 12 Roket Uji Muatan (RUM), dua roket seri Rx 100, dan dua roket duplikat buatan PRMI (Perkumpulan Roket Mahasiswa Indonesia) yang pernah diluncurkan 1963 oleh mahasiswa UGM. Namun, dua di antara roket itu, yaitu satu seri RUM dan satu lagi duplikat PRMI, gagal diluncurkan karena masalah pada pembakaran.&lt;br /&gt;Proses peluncuran yang dilakukan satu persatu dengan pertimbangan keamanan itu diawali dengan roket duplikat milik PRMI. Dengan kekuatan angin rendah, roket meluncur dengan cepat ke arah lautan lepas. Kemudian disusul 12 roket RUM, yang juga diluncurkan satu per satu. Berbeda dengan seri PRMI dan Rx 100, setelah diterbangkan dan mencapai titik tertentu, parasut roket seri RUM terbuka dan turun kembali ke bawah.&lt;br /&gt;Ketua Lapan, Adi Sadewa Salatun mengatakan, roket merupakan bagian kecil dari tugas lembaga tersebut. Sejak 1963, Lapan vakum dari kegiatan pembuatan roket karena konsentrasi pada pembuatan pesawat terbang. &lt;br /&gt;"Dengan percobaan peluncuran roket kali ini, kami berharap dapat mengembalikan minat masyarakat pada roket dan sekaligus sebagai bentuk demonstrasi promosi, karena pada 2008 Lapan akan menyelenggarakan lomba membuat roket untuk kalangan SMU, mahasiswa, dan militer," katanya.&lt;br /&gt;Rektor Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta Soedjarwadi mengatakan, UGM memiliki anak didik yang mampu meneruskan perjuangan PRMI pada 1963 dan siap mendukung kedirgantaraan Indonesia melalui segala bentuk kegiatan. Peluncuran tersebut mampu menarik minat masyarakat untuk menonton. Masyarakat telah memadati jalan raya sekitar satu kilometer sebelum pantai tersebut sejak pukul 05.30. (H42,ant-46)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : &lt;a href="http://www.suaramerdeka.com/harian/0712/10/nas01.htm"&gt;http://www.suaramerdeka.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4371089242182065131-3772771115725854320?l=blogcintaindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/feeds/3772771115725854320/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2009/12/14-roket-berhasil-diluncurkan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/3772771115725854320'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/3772771115725854320'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2009/12/14-roket-berhasil-diluncurkan.html' title='14 Roket Berhasil Diluncurkan'/><author><name>Firman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16002841270087393716</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/SxoDPPhrgjI/AAAAAAAAAAY/pGaX4V5uez4/S220/foto21.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4371089242182065131.post-6658364280382394956</id><published>2009-12-14T18:38:00.005+07:00</published><updated>2010-06-20T15:47:06.259+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Utama'/><title type='text'>Indonesia Cetak Rekor Lari Sprint di Sea Games</title><content type='html'>&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;a href="http://3.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/SyYkb6dPoZI/AAAAAAAAABI/sa-ViSIYAWs/s1600-h/edf11818e0a780a72abfa3ff2b162fb4.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" height="132" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5415055663926583698" src="http://3.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/SyYkb6dPoZI/AAAAAAAAABI/sa-ViSIYAWs/s200/edf11818e0a780a72abfa3ff2b162fb4.jpg" style="float: left; height: 212px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 320px;" width="200" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;b&gt;VIENTIANE&lt;/b&gt; - ’’Pecah rekor!’’ teriak pelari tercepat Indonesia saat ini, Suryo Agung Wibowo, setelah mengetahui catatan waktu terbaiknya di nomor lari 100 meter putra SEA Games Ke-25 di Stadion National Sport Complex di Vientiane, Laos, kemarin. Catatan waktunya adalah 10,17 detik.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Dengan cacatan waktu tersebut, dia memecahkan dua rekor sekaligus.&amp;nbsp; Yakni rekor SEA Games atas namanya sendiri yang diukir pada SEA Games 2007 di Nakhon Ratchasima, Thailand, dengan catatan waktu 10,25 detik dan rekornas atas nama Mardi Lestari pada PON 1989 yang 10,20 detik.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Dengan pemecahan rekor tersebut, Suryo akan mendapatkan bonus Rp 200 juta dari pemerintah. Menurut Sekjen Pengurus Besar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PB PASI), Tigor Tanjung, pihaknya juga akan memberikan bonus tersendiri.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;’’Sebelum berangkat ke sini, kami telah memberikan iming-iming bonus bagi atlet yang memecahkan rekor,’’ ujar Tigor Tandjung&amp;nbsp; kepada Suara Merdeka, kemarin.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Pelari tercepat kedua nomor tersebut adalah Wachara Sondee dari Thailand dan Fadlin dari Indonesia. Sondee mencatat waktu 10,30 detik, sementara Fadlin 10,62 detik. Dengan demikian, atlet Indonesia di nomor tersebut meraih emas dan perunggu.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Suryo Agung begitu percaya diri saat akan memulai perlombaan. Hal itu tampak dalam pemanasan. Wajahnya sedikit pun tidak tegang.&lt;br /&gt;Begitu tanda start dibunyikan, setelah melesat pada jarak 30 meter, dia meninggalkan semua lawannya hingga meraih posisi pertama. Begitu finis, seperti biasa PNS di kantor Menpora Jakarta itu langsung memegang telinga kanannya seraya berlari seperempat lapangan.&lt;br /&gt;Saat kembali ke kerumunan wartawan, dia langsung berteraik ’’Pecah rekor!’’.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Menurut Tigor Tanjung, keberhasilan pemecahan dua rekor oleh Agung tersebut berkat latihan yang keras dan percaya diri di lapangan. Di tengah-tengah latihan di Indonesia, dia pun mencatat prestasi baik di setiap try out tingkat nasional dan internasional.&lt;br /&gt;’’Saya lihat start dia bagus. Akselerasinya juga bagus. Makanya, pada jarak 30 meter, 40 meter, dia langsung melesat. Secara teknis, dia paling bagus. Sebab, persiapannya memang sudah baik,’’ ujar Tigor.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Apa komentar Agung? ’’Saya berterima kasih kepada Allah yang telah memberi rezeki pada hari ini sehingga dapat memecahkan dua rekor sekaligus. Terima kasih atas doa masyarakat Indonesia,’’ tuturnya.&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Suryo Agung terlihat menangis ketika diberi ucapan selamat oleh pelatihnya, Ny Eni Nuraini. Pelatih berjilbab tersebut juga terlihat sama, matanya berkaca-kaca begitu pelukan keduanya lepas.&lt;br /&gt;’’Tentu saya bangga lantaran persiapan ke sini hanya setahun,’’ ucap Ny Eni. (A2-40)&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: black; font-family: Arial,Helvetica,sans-serif;"&gt;Sumber : &lt;a href="http://suaramerdeka.com/v1/index.php/read/cetak/2009/12/14/91580/Suryo.Agung.Pecahkan.Dua.Rekor"&gt;http://suaramerdeka.com&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4371089242182065131-6658364280382394956?l=blogcintaindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/feeds/6658364280382394956/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2009/12/indonesia-cetak-rekor-lari-sprint-di.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/6658364280382394956'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/6658364280382394956'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2009/12/indonesia-cetak-rekor-lari-sprint-di.html' title='Indonesia Cetak Rekor Lari Sprint di Sea Games'/><author><name>Firman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16002841270087393716</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/SxoDPPhrgjI/AAAAAAAAAAY/pGaX4V5uez4/S220/foto21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/SyYkb6dPoZI/AAAAAAAAABI/sa-ViSIYAWs/s72-c/edf11818e0a780a72abfa3ff2b162fb4.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4371089242182065131.post-6523408657547094652</id><published>2009-12-05T13:31:00.002+07:00</published><updated>2010-01-04T14:07:25.381+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Utama'/><title type='text'>KAPAL PERANG BUATAN INDONESIA</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/Sxn_5ntLA8I/AAAAAAAAAAM/Y84RvOznFQ4/s1600-h/80797_kri_banjarmasin_592_300_225.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 300px; height: 225px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/Sxn_5ntLA8I/AAAAAAAAAAM/Y84RvOznFQ4/s320/80797_kri_banjarmasin_592_300_225.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5411637792638436290" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya Indonesia bisa memproduksi kapal perang berjenis Landing Platform Dock (LPD) sendiri. PT PAL Indonesia berhasil membuat kapal perang yang diberi nama KRI Banjarmasin 592.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KRI Banjarmasin-592 merupakan kapal ketiga dari rencana empat kapal baru jenis LPD yang akan memperkuat Armada kapal perang TNI AL. Dua kapal LPD yang telah memperkuat TNI AL sebelumnya adalah KRI Makassar-590 dan KRI Surabaya-591. Keduanya buatan PT Daewoo International Corporation, Korea Selatan, dan diserahkan kepada TNI AL tahun 2008.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Direktur PT PAL Indonesia, Harsusanto mengatakan, sebenarnya empat kapal perang tersebut semuanya dipesan kepada Daewoo. Namun, PT PAL mendapatkan sub dan diberi kepercayaan memproduksi dua unit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Setelah KRI Banjarmasin-592 ini jadi, pihak Korea Selatan mengakuinya. Secara desain dan teknologi, ini murni PT PAL dan itu diakui oleh PT Daewoo," ucap Harsusanto, saat ditemui di sela-sela peresmian kapal, Sabtu 28 November 2009.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;VIVAnews&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; kutip dari laman PT PAL Indonesia, kapal buatan PT PAL Indonesia punya kualitas yang lebih dibandingkan dua kapal yang dibangun di Korea Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyempurnaan itu disesuaikan dengan kebutuhan operasional TNI Angkatan Laut. Kelebihan KRI Banjarmasin 592 salah satunya adalah mampu memuat helikopter lebih banyak, dari tiga buah menjadi lima buah helikopter.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, kecepatan kapal juga lebih tinggi dibandingkan kapal perang buatan Korea Selatan, yakni dari 15 knots menjadi 15,4 knots.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kelebihan lain yang dimiliki KRI Banjarmasin 592 adalah bentuk bangunan atas yang lebih '&lt;em&gt;stealth design&lt;/em&gt;' yang dapat mengurangi '&lt;em&gt;radar cross section&lt;/em&gt;' sehingga tidak mudah ditangkap radar lawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Getaran kapal juga sangat rendah sehingga menambah kenyamanan kru kapal dalam pelayaran."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembangunan KRI Banjarmasin 592 secara mandiri, PT PAL mendapatkan keuntungan transfer teknologi. Sebab, kapal perang pertama buatan RI ini memiliki teknologi khusus anti radar lawan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan berbekal pengalaman membuat KRI Banjarmasin 592, PT PAL siap melaksanakan pembangunan kapal perisai kawal rudar (PKR) maupun tank laut atau &lt;em&gt;landing ship tank&lt;/em&gt;, sesuai kebutuhan TNI Angkatan Laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Data Teknis Landing Platform Dock 125m – KRI BANJARMASIN - 592&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;• Length Over All = 125 M&lt;br /&gt;• Length Between Perpendicular = 109,2 M&lt;br /&gt;• Breath = 22.0 M&lt;br /&gt;• Depth (Tank Deck)/Truck Deck    =    6,7 M / 11,3 M&lt;br /&gt;• Draft : Max = 4,9 M&lt;br /&gt;• Displacement =    7.300 Ton&lt;br /&gt;• Kecepatan Maksimum = 15 Knots&lt;br /&gt;• Endurance days = 30 days&lt;br /&gt;• Cruisning Range = 10.000 Miles&lt;br /&gt;• Max Embarcation = 344 person (Crew 126; Troops 218)&lt;br /&gt;• Helicopter = 5 unit&lt;br /&gt;• LCVP = 2 unit&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;from VIVAnews&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4371089242182065131-6523408657547094652?l=blogcintaindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/feeds/6523408657547094652/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2009/12/akhirnya-indonesia-bisa-memproduksi.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/6523408657547094652'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/6523408657547094652'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2009/12/akhirnya-indonesia-bisa-memproduksi.html' title='KAPAL PERANG BUATAN INDONESIA'/><author><name>Firman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16002841270087393716</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/SxoDPPhrgjI/AAAAAAAAAAY/pGaX4V5uez4/S220/foto21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/Sxn_5ntLA8I/AAAAAAAAAAM/Y84RvOznFQ4/s72-c/80797_kri_banjarmasin_592_300_225.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4371089242182065131.post-1674844984029293578</id><published>2009-12-05T13:28:00.001+07:00</published><updated>2010-01-10T07:28:28.169+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Utama'/><title type='text'>KAPAL AIR BERSAYAP BUATAN INDONESIA</title><content type='html'>&lt;table style="font-family: arial;" border="0" cellpadding="0" cellspacing="0" width="100%"&gt;&lt;tbody&gt;&lt;tr&gt;&lt;td class="icon" width="24"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="cattitle"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/td&gt;&lt;td class="itemsubsub"&gt;&lt;nobr&gt;&lt;/nobr&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/tbody&gt;&lt;/table&gt; &lt;p style="font-family: arial;" align="left"&gt; Dalam Pameran Riset dan Teknologi tanggal 8 Agustus 2008 Menteri Negara Riset dan Teknologi, Kusmayanto Kadiman melakukan Roll-Out secara simbolis pesawat Wing-in-Surface Effect (WiSE) Belibis dengan kode nomor SDJ A2B untuk menghormati salah satu inovatornya, yaitu Prof. Said D. Jenie PhD, Kepala BPPT yang telah meninggal tanggal 11 Juli 2008. &lt;/p&gt;   &lt;p style="font-family: arial;" align="left"&gt;Proses Roll-Out yang dilakukan oleh Menristek tersebut merupakan pertanda, hasil perekayasaan tim yang dilaksanakan secara bersama oleh BPPT, ITS, ITB, dan PT DI telah siap untuk dilakukan uji layak terbang. &lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: arial;" align="left"&gt;Sementara itu, Direktur Pusat Teknologi Industri dan Sistem Transportasi, BPPT, Ir. Iskendar, M.S menjelaskan, WiSE adalah kapal bersayap yang memanfaatkan fenomena ''ground effect'' yaitu bantalan udara dinamik yang timbul ketika wahana terbang sangat rendah di atas permukaan. &lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: arial;" align="left"&gt;Fenomena tersebut meningkatkan rasio daya angkat dan daya hambat (lift to drag ratio), L/D), yang menghasilkan efisiensi bahan bakar yang lebih baik dari pesawat konvensional. &lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: arial;" align="left"&gt;WiSE mempunyai kemampuan untuk lepas landas dan mendarat di air sehingga hanya membutuhkan dermaga modifikasi untuk merapat, menjadikan suatu kelebihan untuk daerah pulau-pulau yang tidak memiliki fasilitas bandara. &lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: arial;" align="left"&gt;Dalam pengembangan kapal bersayap WiSE, dibuat suatu prototipe yang akan diuji untuk proof of concept dengan kapasitas 8 seater. &lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: arial;" align="left"&gt;Dalam prosesnya diperlukan pengujian model skala menggunakan teknologi remote control untuk mempelajari konfigurasi serta pembuatan prototipe skala 2 seater yang akan dipakai untuk menjembatani studi dengan prototipe skala penuh. Prototipe skala 2 seater di antaranya untuk memperkenalkan serta melatih pilot dalam mengemudikan wahana WiSE. &lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: arial;" align="left"&gt;Khusus untuk prototipe skala 2 seater, pembangunannya dilaksanakan oleh BPPT dengan dukungan dana dari Kementerian Negara Riset dan Teknologi (KNRT) dan pelaksanaan manufaktur oleh galangan kapal PT Carita Boat Indonesia. &lt;/p&gt;  &lt;p style="font-family: arial;" align="left"&gt;Wahana tersebut dirancang berdasarkan konfigurasi WiSE-8 dengan sebagian besar menggunakan bahan komposit karbon. Prototipe ini disebut WiSE Belibis ‘SDJ A2B’. &lt;/p&gt;&lt;span style="font-family:arial;"&gt;Aktivitas uji layar-terbang dilaksanakan di Bojonegara, Teluk Banten setelah sebelumnya dilakukan kegiatan pra-pengujian. Jenis pengujian meliputi Sea Trial untuk mengevaluasi performa handling di air dan Flight Test untuk memperoleh data performa terbang di ketinggian ground effect. &lt;/span&gt; &lt;p style="font-family: arial;" align="left"&gt;&lt;strong&gt;&lt;em&gt;&lt;u&gt;WiSE adalah Sarana transportasi air antarpulau yang mampu terbang dengan ketinggian khusus 1-3 meter di atas permukaan air dengan kecepatan maksimal 80 knot atau berkisar 144 kilometer per jam, telah dipesan Investor. Hal ini bagian dari Program Pendamping Entrepreneurship atas prakarsa Ciputra—penerima gelar Perekayasa Utama Kehormatan BPPT&lt;/u&gt;&lt;/em&gt;.&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: arial;"&gt;”Prototipe Kapal Bersayap WiSE-8 (Wing in Surface Effect-8) yang sudah diuji berkapasitas delapan tempat duduk. Sementara pesanan investor itu 22 tempat duduk,” kata Pelaksana Tugas Kepala BPPT Wahono Sumaryono, Jumat (7/11) di Jakarta.&lt;/p&gt; &lt;p style="font-family: arial;"&gt;Wahono mengatakan, keterbatasan tempat duduk pada Kapal Bersayap WiSE-8 hanya karena persoalan efisiensi dana riset. ”Saat ini masih dibahas mengenai kebutuhan investasi untuk mengembangkan kapal bersayap dengan 22 tempat duduk. Investor itu bersedia mendanainya,” kata Wahono, yang memprediksikan riset pengembangannya dapat diselesaikan dalam setahun. &lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4371089242182065131-1674844984029293578?l=blogcintaindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/feeds/1674844984029293578/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2009/12/kapal-air-bersayap-buatan-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/1674844984029293578'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/1674844984029293578'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2009/12/kapal-air-bersayap-buatan-indonesia.html' title='KAPAL AIR BERSAYAP BUATAN INDONESIA'/><author><name>Firman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16002841270087393716</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/SxoDPPhrgjI/AAAAAAAAAAY/pGaX4V5uez4/S220/foto21.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4371089242182065131.post-5045982122592556959</id><published>2009-12-05T13:27:00.001+07:00</published><updated>2009-12-05T13:27:45.868+07:00</updated><title type='text'>ANAK SMK BIKIN PESAWAT SENDIRI</title><content type='html'>&lt;strong&gt;&lt;em&gt;Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 29 Jakarta&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt; dikenal dan merupakan &lt;em&gt;sekolah penerbangan&lt;/em&gt; dan tampaknya sekolah di SMK ini tidak hanya mempelajari tentang teori mesin pesawat, namun juga membuat pesawat terbang. &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Saat ini para siswa &lt;strong&gt;SMKN 29&lt;/strong&gt; ini sudah mampu membuat sebagian kecil komponen pesawat seperti &lt;em&gt;panel horizontal, stabilizer dan engine cowling&lt;/em&gt; dan juga sudah mampu membuat pesawat meskipun sebagian besar komponen masih harus diimport.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;span id="more-1968"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;strong&gt;Foto&lt;/strong&gt; &lt;strong&gt;Pesawat Jabiru J200&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://yepiye.files.wordpress.com/2009/05/jabiru-j200.jpg"&gt;&lt;img class="aligncenter size-full wp-image-1971" title="Jabiru J200" src="http://yepiye.files.wordpress.com/2009/05/jabiru-j200.jpg?w=400&amp;amp;h=245" alt="Jabiru J200" width="400" height="245" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Salah satu hasil karya pesawat buatan siswa &lt;em&gt;&lt;strong&gt;SMKN 29&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; ini telah dipamerkan di  Arena Pekan Raya Jakarta, bernama ” &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Jabiru:J200&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; “. Menurut &lt;strong&gt;&lt;em&gt;Agung Nugroho&lt;/em&gt;&lt;/strong&gt;, salah satu dari 4 siswa SMKN 29 yang membuat dan merakit pesawat terbang dengan dua tempat duduk ini, nama jJabiru diambil dari nama burung di Australia.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Selain pesawat tersebut, ternyata para siswa tersebut juga sudah membuat dan merakit lima pesawat terbang lainnya dengan empat tempat duduk dan saat ini disimpan di &lt;em&gt;Lapangan Terbang Pondok Cabe&lt;/em&gt;, &lt;em&gt;Tangerang&lt;/em&gt;.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;&lt;em&gt;&lt;strong&gt;Jabiru:J200&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; yang bermesin tunggal buatan siswa SMKN 29 ini tidak seperti pesawat lainnya yang selalu menggunakan bahan bakar avtur, namun pesawat karya para siswa ini menggunakan &lt;em&gt;bahan bakar pertamax 95 &lt;/em&gt;dan memiliki kemampuan terbang selama 8 jam nonstop dengan menghabiskan bahan bakar 140 liter pertamax 95.&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Pesawat&lt;em&gt;&lt;strong&gt; Jabiru:J200&lt;/strong&gt;&lt;/em&gt; hasil buatan para siswa SMKN 29 ini telah diuji  terbang oleh para instruktur para siswa dari FASI sampai ke Riau dan Kuala lumpur (Malaysia).&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4371089242182065131-5045982122592556959?l=blogcintaindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/feeds/5045982122592556959/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2009/12/anak-smk-bikin-pesawat-sendiri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/5045982122592556959'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/5045982122592556959'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2009/12/anak-smk-bikin-pesawat-sendiri.html' title='ANAK SMK BIKIN PESAWAT SENDIRI'/><author><name>Firman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16002841270087393716</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/SxoDPPhrgjI/AAAAAAAAAAY/pGaX4V5uez4/S220/foto21.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4371089242182065131.post-5157414847903816393</id><published>2009-12-05T13:12:00.000+07:00</published><updated>2009-12-05T13:25:46.092+07:00</updated><title type='text'>KAPAL BUATAN INDONESIA</title><content type='html'>&lt;a style="font-family: arial;" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://www.jawapos.com/imgall/12/imgori/41778large.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 400px;" src="http://www.jawapos.com/imgall/12/imgori/41778large.jpg" alt="" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;BATAM - Diam-diam, TNI-AL sedang membuat kapal perang (KRI) berbahan dasar aluminium. Hasilnya ditampilkan di Tanjung Guncang, Batam, Kamis kemarin (18/12).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;KRI made in Indonesia itu bukan hanya rancangan anak bangsa, namun seratus persen pekerjaannya ditangani putra-putri Indonesia yang tinggal di Batam, Kepulauan Riau. "Ini KRI pertama di Indonesia berbahan baku aluminium yang sukses dikerjakan anak bangsa," kata Asisten Logistik (Aslog) TNI-AL Laksamana Muda Hardiwan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Kapal perang yang dberi nama KRI Krait-827 itu merupakan hasil saling tukar ilmu antara TNI-AL lewat Fasharkan (fasilitas pemeliharaan dan perbaikan) Mentigi - dan PT Batam Expresindo Shipyard (BES), Tanjung Guncang. Pengerjaan dilakukan selama 14 bulan sejak Juni 2007.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;PT BES maupun TNI-AL mengaku cukup hati-hati dalam pembuatan kapal itu karena harus sesuai dengan standar operasional dan izin PBB. KRI tersebut bertonase 190 DWT dengan jarak jelajah sekitar 2.500 mil.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a style="font-family: arial;" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1XZMX_E0z5c/SUt1ZCLQSSI/AAAAAAAAA1o/b0LjMup_XU0/s1600-h/04-11-2008037.jpg"&gt;&lt;img style="cursor: pointer; width: 400px; height: 300px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1XZMX_E0z5c/SUt1ZCLQSSI/AAAAAAAAA1o/b0LjMup_XU0/s400/04-11-2008037.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5281444060963293474" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Kapal itu dilengkapi radar dengan jangkauan 96 Nautical Mil (setara 160 km) dengan sistem navigasi GMDSS Area 3 (jangkauan komunikasi dan radar yang sudah cukup luas) dengan kecepatan terpasang 25 knots. KRI itu juga dilengkapi dengan senjata mitraliur 12,7mm dan senjata meriam haluan laras ganda (Two in Barrel) kaliber 25 mm yang dapat dioperasikan secara otomatis maupun manual.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family: arial;"&gt;Dalam paparannya di depan Aslog TNI-AL dan sejumlah petinggi TNI-AL di galangan kapal PT BES, pihak manajemen perusahaan tersebut mengklaim keunggulan kapal buatan anak bangsa berbahan baku aluminium itu adalah dari sisi efektivitas. ''Kapal ini lebih ringan dan lentur jika dibandingkan dengan kapal yang terbuat dari besi. Maintenance aluminium lebih murah dan tahan karat (antikorosi) dan dirancang hemat bahan bakar minyak (BBM)," kata HRD PT BES Syairudin.&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4371089242182065131-5157414847903816393?l=blogcintaindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/feeds/5157414847903816393/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2009/12/kapal-buatan-indonesia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/5157414847903816393'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/5157414847903816393'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2009/12/kapal-buatan-indonesia.html' title='KAPAL BUATAN INDONESIA'/><author><name>Firman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16002841270087393716</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/SxoDPPhrgjI/AAAAAAAAAAY/pGaX4V5uez4/S220/foto21.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_1XZMX_E0z5c/SUt1ZCLQSSI/AAAAAAAAA1o/b0LjMup_XU0/s72-c/04-11-2008037.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4371089242182065131.post-5826450063491667721</id><published>2009-12-05T12:40:00.000+07:00</published><updated>2009-12-05T13:00:25.977+07:00</updated><title type='text'>Indonesia dan Segala Kelebihannya</title><content type='html'>&lt;span style="color: rgb(0, 0, 0);font-family:arial;" &gt;&lt;span style="font-size:small;"&gt;Republik Indonesia adalah Negara pertama yang lahir sesudah&lt;br /&gt;berakhirnya Perang Dunia II pada tahun 1945. RI merupakan Negara ke 70&lt;br /&gt;tertua di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Indonesia adalah Negara pertama (hingga kini satu-satunya) yang&lt;br /&gt;pernah keluar dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) pada tgl 7 Januari&lt;br /&gt;1965. RI bergabung kembali ke dalam PBB pada tahun 1966.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Tim bulutangkis Indonesia adalah yang terbanyak merebut lambing&lt;br /&gt;supremasi bulutangkis pria, Thomas Cup, yaitu sebanyak 13 x (pertama&lt;br /&gt;kali th 1958 &amp;amp; terakhir 2002).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Indonesia adalah penghasil gas alam cair (LNG) terbesar di dunia (20%&lt;br /&gt;dari suplai seluruh dunia) juga produsen timah terbesar kedua.&lt;hr /&gt; * Indonesia menempati peringkat 1 dalam produk pertanian, yaitu :&lt;br /&gt;cengkeh (cloves) &amp;amp; pala (nutmeg), serta no.2 dalam karet alam&lt;br /&gt;(Natural Rubber) dan minyak sawit mentah (Crude Palm Oil).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Indonesia adalah pengekspor terbesar kayu lapis (plywood), yaitu sekitar 80% di pasar dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Terumbu Karang (Coral Reef) Indonesia adalah yang terkaya (18% dari total dunia).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itu semua hanya sebagian kelebihan Indonesia. Masih banyak sekali kelebihan Indonesia yang lain. Apakah kita masih tak bangga?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4371089242182065131-5826450063491667721?l=blogcintaindonesia.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/feeds/5826450063491667721/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2009/12/indonesia-dan-segala-kelebihannya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/5826450063491667721'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4371089242182065131/posts/default/5826450063491667721'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://blogcintaindonesia.blogspot.com/2009/12/indonesia-dan-segala-kelebihannya.html' title='Indonesia dan Segala Kelebihannya'/><author><name>Firman</name><uri>http://www.blogger.com/profile/16002841270087393716</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_Bx9OSzgO2jE/SxoDPPhrgjI/AAAAAAAAAAY/pGaX4V5uez4/S220/foto21.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
